Bayi 27 Hari Meninggal Dunia akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Gaza

Genangan air akibat guyuran hujan deras melanda Gaza. (Anadolu Agency)

Bayi 27 Hari Meninggal Dunia akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Gaza

Willy Haryono • 18 January 2026 06:49

Gaza: Seorang bayi berusia 27 hari dilaporkan meninggal dunia akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut sejumlah sumber medis setempat, bayi bernama Aisha Ayesh al-Agha meninggal dunia akibat paparan suhu dingin yang parah di Khan Younis.

Dikutip dari Antara, kematian Aisha menambah jumlah anak yang meninggal dunia di Jalur Gaza akibat cuaca dingin ekstrem sejak awal musim dingin menjadi delapan orang.

Insiden tersebut terjadi di tengah krisis kemanusiaan warga Palestina di Gaza yang semakin memburuk, ditandai dengan keterbatasan bantuan, minimnya pasokan pemanas, serta rusaknya infrastruktur dasar.

Sejumlah sumber kemanusiaan memperingatkan bahwa peristiwa ini mencerminkan kondisi darurat yang dihadapi warga Gaza, terutama anak-anak dan pengungsi yang tinggal di tenda-tenda darurat yang tidak mampu melindungi dari suhu dingin.

Penduduk Jalur Gaza dilaporkan mengalami kekurangan tempat tinggal layak, layanan kesehatan, serta bahan bakar untuk pemanas. Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca buruk berupa hujan, badai, dan suhu rendah yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga:  Bayi Meninggal Membeku di Gaza, MSF Desak Israel Izinkan Bantuan Masuk

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)