Kebakaran Hutan Jepang Berhasil Terkendali setelah Hanguskan 1.600 Hektare Lahan

Petugas pemadam berada di sebuah lokasi kebakaran hutan di Jepang. (Anadolu Agency)

Kebakaran Hutan Jepang Berhasil Terkendali setelah Hanguskan 1.600 Hektare Lahan

Willy Haryono • 3 May 2026 17:37

Tokyo: Kebakaran hutan besar yang melanda wilayah utara Jepang berhasil dikendalikan setelah 11 hari operasi pemadaman intensif, menurut pejabat setempat.

Dikutip dari Hurriyet Daily, Minggu, 3 Mei 2026, kebakaran yang terjadi di kawasan pegunungan Prefektur Iwate sejak akhir April itu menghanguskan sekitar 1.600 hektare lahan hutan, menjadikannya salah satu kebakaran terbesar di Jepang dalam lebih dari tiga dekade.

Ratusan petugas pemadam kebakaran bersama lebih dari 1.000 personel militer dikerahkan untuk memerangi kobaran api melalui operasi darat dan udara.

Wali Kota Otsuchi, Kozo Hirano, menyatakan bahwa kebakaran telah berhasil dikendalikan setelah upaya besar-besaran yang turut didukung curah hujan tinggi. Meski demikian, otoritas tetap siaga terhadap kemungkinan bara api yang masih tersisa.

Menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang, sedikitnya delapan bangunan mengalami kerusakan dan dua orang mengalami luka ringan. Ribuan warga sebelumnya sempat dievakuasi demi keselamatan.

Luas area terdampak hampir lima kali ukuran Central Park di New York City. Kyodo News menyebut kebakaran ini sebagai yang terbesar kedua di Jepang dalam lebih dari 30 tahun terakhir.

Meningkatnya musim dingin yang lebih kering disebut memperbesar risiko kebakaran hutan di Jepang. Pada tahun sebelumnya, wilayah Iwate juga mengalami kebakaran besar lain yang menghanguskan 2.600 hektare.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim akibat aktivitas manusia berpotensi memperpanjang kekeringan dan meningkatkan kondisi ideal bagi kebakaran hutan.

Baca juga:  Jepang Kerahkan 1.400 Petugas untuk Padamkan Kebakaran Hutan di Otsuchi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)