6 Titik Longsor Tutup Jalur Curug Malela Bandung Barat

Timbunan longsor menutup akses jalan menuju objek wisata Curug Malela di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-BPBD Bandung Barat.

6 Titik Longsor Tutup Jalur Curug Malela Bandung Barat

Lukman Diah Sari • 29 April 2026 14:14

Bandung Bara: Bencana longsor terjadi di kawasan wisata Curug Malela, Bandung Barat, Jawa Barat, pada Senin, 27 April 2026. Akibat bencana tersebut, akses menuju area wisata tertutup material longsor hingga kini. 

“Betul terjadi (peristiwa longsor Curug Malela), dan kami dari tim BPBD kami sudah menurunkan tim untuk meninjau dan penanganan material longsor di lokasi wisata tersebut,” ujar Asep di Bandung Barat, Rabu, 29 April 2026, melansir Antara.

Selain melakukan asesmen lapangan, BPBD Bandung Barat juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata, terkait langkah penanganan dampak longsor di destinasi wisata tersebut.

“Upaya sekarang yang kami lakukan fokus untuk koordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk mengenai longsor tempat wisata Curug Malela di Desa Cicadas, Rongga,” jelas dia.

Adapun hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih dilakukan secara bertahap bersama warga dan pengelola dengan metode manual, karena alat berat belum dapat menjangkau lokasi. Sementara itu, Pengelola Wisata Curug Malela Leo Marwan mengatakan longsor terjadi di enam titik yang menutup jalur utama menuju area wisata.

“Ada enam titik longsor yang langsung menutup akses jalan ke Curug Malela,” ujar dia.

ilustrasi medcom.id

Selain menutup akses, longsor juga merusak sejumlah fasilitas pendukung, termasuk warung yang ambruk dan toilet yang tertimbun material. Demi keselamatan, operasional wisata Curug Malela sementara dihentikan hingga proses pembersihan selesai dan jalur dinyatakan aman untuk dilalui pengunjung.

“Operasional wisata kami tutup dulu sampai jalur benar-benar aman untuk dilalui pengunjung,” katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)