Kejaksaan Targetkan Pemulihan Aset Negara Rp2 Triliun Lewat BPA Fair 2026

Kejaksaan Targetkan Pemulihan Aset Negara Rp2 Triliun Lewat BPA Fair 2026

Arbida Nila Hastika • 11 May 2026 23:22

Jakarta: Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI akan menggelar lelang barang rampasan hasil tindak pidana melalui BPA Fair pada 18-21 Mei 2026. BPA mematok target transaksi lelang mencapai Rp100 miliar.

Secara makro, Kejaksaan RI menargetkan total pemulihan aset negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2026, bisa menembus angka di atas Rp2 triliun.

“Harapan kami pemulihan aset bisa di atas Rp2 triliun untuk dikembalikan kepada negara melalui PNBP,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Pemulihan Aset dan Dukungan Teknis BPA sekaligus Wakil Ketua Panitia BPA Fair 2026, Baringin, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Baringin mengatakan kegiatan lelang ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan barang rampasan negara. Lelang dilakukan terhadap barang bukti yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap dan memiliki nilai ekonomi.

Aset yang akan dilelang sangat beragam dan telah melalui proses kurasi ketat guna memastikan kondisinya terawat. Mulai dari kendaraan bermotor, tas mewah, perhiasan, hingga logam mulia bernilai tinggi.

Untuk memudahkan peminat, BPA bekerja sama dengan DJKN Kementerian Keuangan melalui platform lelang.go.id.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, katalog lengkap dapat diakses melalui situs resmi bpafair.com. Kolaborasi ini melibatkan bank himbara untuk memastikan kelancaran administrasi bagi para peserta lelang.

Baca Juga: 

Kejaksaan Agung Bakal Gelar Pemeran Lelang Barang Sitaan, Masyarakat Umum Bisa Ikut


Kepala BPA Kejaksaan RI, Kuntadi. Metrotvnews.com/Arbida.

Sementara itu, Kepala BPA Kejaksaan RI, Kuntadi, menyatakan kehadiran BPA di ruang publik bertujuan untuk memperkenalkan fungsi lembaga secara langsung kepada masyarakat. Meski sudah berdiri selama dua tahun, banyak warga yang belum memahami fungsi dan keberadaan BPA.

“Pengunjung bisa melihat langsung beberapa barang yang akan dilelang, mengenal bagaimana proses lelang berlangsung, bahkan bisa membuat akun lelang di tempat (on the spot) yang akan dibantu oleh petugas. Kami juga menghadirkan aktivitas yang ringan dan fun agar masyarakat lebih dekat dengan Kejaksaan, khususnya BPA,” ujar Kuntadi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)