Menlu Sugiono saat ditemui awak media di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. (Metrotvnews.com)
Sugiono Bertolak ke India untuk Pertemuan Menlu BRICS Jelang KTT ke-18
Muhammad Reyhansyah • 12 May 2026 16:09
Jakarta: Menteri Luar Negeri Sugiono dijadwalkan bertolak ke India untuk menghadiri Pertemuan Menlu BRICS yang akan digelar di New Delhi pada 14–15 Mei 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS yang akan berlangsung di India pada September mendatang.
Menlu Sugiono mengatakan forum Menlu BRICS nantinya akan membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama antarnegara anggota di bidang keberlanjutan dan ekonomi digital.
“BRICS juga membahas kerja sama antarnegara BRICS, terutama di bidang sustainability dan digital economy,” ujar Menlu Sugiono saat ditemui awak media di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Selain kerja sama ekonomi dan pembangunan, situasi Timur Tengah juga dipastikan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam forum tersebut.
Menlu Sugiono menambahkan hal terpenting saat ini adalah mengimplementasikan berbagai rencana kerja sama yang telah disusun dalam forum BRICS.
BRICS yang Lebih Aktif dan Konstruktif
Sementara itu, Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan pertemuan Menlu BRICS tahun ini akan membahas tiga tema utama.Tema tersebut meliputi isu global dan kawasan, penguatan ketahanan dan inovasi, serta tata kelola global atau global governance. Menurut Yvonne, Indonesia juga akan menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi aktif dalam BRICS.
“Indonesia akan terus mendorong BRICS untuk berperan lebih aktif dan konstruktif dalam mempromosikan perdamaian dan menjaga norma-norma global sesuai hukum internasional,” ujarnya.
Di sela-sela forum BRICS, Indonesia juga membuka peluang menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan negara peserta lainnya.
Namun, Yvonne mengatakan jadwal Menlu Sugiono selama forum berlangsung sangat padat sehingga pengaturan agenda bilateral masih terus dibahas.
“Request-nya sudah ada beberapa. Kita juga ingin bertemu dengan beberapa pihak, cuma jadwalnya sangat padat,” pungkasnya.
Baca juga: India Pimpin BRICS di Tengah Tekanan AS dan Dinamika Global South