Tren industri pelapis pada 2026 bergerak ke arah produk yang lebih ramah lingkungan. Foto: dok istimewa.
Tren Industri Pelapis 2026 Mengarah ke Ramah Lingkungan
Ade Hapsari Lestarini • 11 May 2026 18:29
Jakarta: Tren industri pelapis pada 2026 bergerak ke arah produk yang lebih ramah lingkungan, berteknologi tinggi, dan berorientasi pada keberlanjutan atau sustainability.
Penggunaan pelapis berbasis air atau water-based coating dengan kandungan volatile organic compounds (VOC) rendah semakin meningkat karena dinilai lebih aman bagi kesehatan serta mendukung standar green building.
Di sisi lain, industri pelapis juga terus mengembangkan produk dengan performa yang lebih tinggi, seperti daya tahan yang lebih baik, efisiensi aplikasi, pengeringan lebih cepat, hingga teknologi best-in-class untuk kebutuhan konstruksi dan fasilitas khusus.
General Manager TU Division Nippon Paint Indonesia, Mark Liew, mengatakan konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga faktor keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan produk.
"Tren ini mendorong industri pelapis untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar modern," ujar Mark dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Mei 2026.
Menurut dia, tren tersebut sejalan dengan pencapaian Nippon Sportskote yang memperoleh sertifikasi dari International Tennis Federation (ITF) dengan klasifikasi Court Pace Rating 5 (Fast). Sertifikasi tersebut menempatkan Nippon Sportskote sejajar dengan standar permukaan lapangan yang digunakan pada turnamen tenis internasional, termasuk Wimbledon Championships.
Mark menjelaskan, sertifikasi itu menjadi validasi teknologi pelapis yang digunakan telah memenuhi standar teknis global terkait kecepatan, konsistensi, dan keamanan pantulan bola.
"Melalui Nippon Sportskote, kami berkomitmen menghadirkan teknologi pelapis yang memberikan pengalaman bermain layaknya di stadion kelas dunia. Permukaan yang tepat bukan sekadar soal warna, tapi tentang keamanan, daya cengkeram, dan konsistensi pantulan bola," kata dia.

Tren industri pelapis pada 2026 bergerak ke arah produk yang lebih ramah lingkungan. Foto: dok istimewa.
Pusat aktivitas komunitas dan penggerak ekonomi kawasan
Ia menambahkan, sertifikasi tersebut diraih tanpa mengubah komposisi produk yang selama ini telah digunakan di berbagai fasilitas olahraga di Indonesia. Perwakilan ITF menjelaskan klasifikasi Court Pace Rating diberikan berdasarkan hasil pengujian interaksi antara bola tenis dan permukaan lapangan.
"Sistem klasifikasi Court Pace Rating dirancang untuk memastikan karakteristik permukaan lapangan memberikan pengalaman bermain yang konsisten," ujar perwakilan ITF.
Selain digunakan pada lapangan olahraga, Nippon Sportskote juga diaplikasikan untuk berbagai fasilitas publik seperti area bermain anak, paving block, hingga jalur pejalan kaki. Produk tersebut tersedia dalam kemasan 5 kilogram dan 22,5 kilogram dengan daya sebar 8-10 meter persegi per liter per lapis serta waktu pengeringan yang relatif cepat.
Menurut Mark, fasilitas olahraga modern saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi pusat aktivitas komunitas dan penggerak ekonomi kawasan. Kehadiran fasilitas olahraga berkualitas dapat menciptakan multiplier effect melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, hingga berkembangnya sektor pendukung seperti konstruksi, hospitality, kuliner, transportasi, dan UMKM.
"Dalam jangka panjang, fasilitas olahraga berstandar internasional juga dapat mendukung pertumbuhan sport tourism serta meningkatkan daya tarik kawasan untuk berbagai event dan kompetisi. Hal ini memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus kualitas hidup masyarakat," jelas dia.