JPO JIS Diresmikan, Ancol Kaji Skema Tarif Khusus di Zona Tertentu

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis. Foto: Antara.

JPO JIS Diresmikan, Ancol Kaji Skema Tarif Khusus di Zona Tertentu

Anggi Tondi Martaon • 23 June 2026 14:08

Jakarta: Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengatakan pihaknya tengah mengkaji skema baru tarif spesial di zona tertentu. Hal itu dilakukan setelah jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol diresmikan.

“Untuk tarifnya, saat ini kami sedang melakukan suatu review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kita tidak melakukan tarif kepada orang, tapi ada special zone di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir saja. Orang-orangnya sudah enggak dikenai lagi untuk masuk ke sana,” jelas Syahmudrian dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.

Dia menyebut nantinya pengunjung tetap diberlakukan sistem tiket untuk masuk ke dalam wahana. Syahmudrian menuturkan rencana tersebut masih dikaji. Saat ini, pihaknya masih mengenakan tarif flat per mobil.

“Tapi untuk momen-momen tertentu, kita akan menerapkan special rate, yaitu seperti hari ini, kita bebaskan semua pengunjung yang akan datang ke Ancol. Demikian juga tanggal 27 dan 28,” ungkap Syahmudrian.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun KRL JIS dan JPO yang menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol. Pramono mengaku bahagia dengan diresmikannya fasilitas tersebut. 

Menurut dia, stasiun dan JPO tersebut merupakan salah satu impiannya yang terwujud untuk Ibu Kota. Dia pun berharap kehadiran Stasiun KRL JIS dan JPO yang menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol itu dapat mengatasi persoalan transportasi di kawasan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kiri), dan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhy (kanan). Foto: Metro TV/Rifda.

Pramono juga menilai kehadiran KRL dan TransJabodetabek di kawasan tersebut dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar JIS dan Ancol.

Bahkan, kata dia, orang-orang yang membawa kendaraan pribadi dapat memarkir kendaraan mereka di Ancol dan berjalan menuju JIS dengan menaiki JPO yang menghubungkan kedua tempat tersebut.

“Ini akan mengurangi banyak traffic lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan kalau ada kegiatan konser maupun pertandingan sepak bola,” ungkap Pramono. 

(Anggi Tondi)