Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan KRL Commuter Line di peron Stasiun Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026).
Sempat Terganggu, Perjalanan KRL Jakarta Kota dan Tangerang Sudah Normal
Siti Yona Hukmana • 20 August 2026 10:46
Jakarta: Perjalanan Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota dan Tangerang sudah normal. Kereta rel listrik (KRL) itu sempat mengalami keterlambatan Kamis pagi, 20 Agustus 2026, imbas kejadian armada yang tertemper.
“KAI Commuter juga terus melakukan normalisasi dan penguraian keterlambatan perjalanan Commuter Line di lintas,” kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan dalam keterangan resmi, di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 20 Agustus 2026.
“Imbas kejadian tersebut sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga 1 jam lebih dan perjalanan dibatalkan, sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit,” ujar Leza.
Lebih lanjut, dia menjelaskan untuk menekan keterlambatan, KAI Commuter sempat memberlakukan rekayasa pola operasi layanan perjalanan satu jalur antara Stasiun Pasar Minggu-Stasiun Manggarai untuk perjalanan Commuter Line Bogor. Kemudian, satu jalur antara Stasiun Rawa Buaya-Stasiun Batu Ceper untuk layanan perjalanan Commuter Line Tangerang.

Ilustrasi- KRL Commuterline. Foto: dok. Medcom.
KAI Commuter sangat menyayangkan terjadinya keterlambatan ini. Operasional perjalanan Commuter Line terganggu imbas temperan yang disebabkan seseorang berada di area jalur rel, dan pengguna jalan raya yang tidak mendahulukan perjalanan kereta.
Sesuai Undang-Undang Perkeretaapian Nomor 23 Tahun 2027, jelas melarang siapa pun tanpa izin berada di sekitar area jalur rel dan mengatur para pengguna jalan raya untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
“KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang,” kata Leza.