Presiden Prabowo bakal Kunjungi Lokasi Gempa NTT dalam Waktu Dekat

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Foto: tangkapan layar YouTube Setpres.

Presiden Prabowo bakal Kunjungi Lokasi Gempa NTT dalam Waktu Dekat

Achmad Zulfikar Fazli • 23 August 2026 15:30

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam waktu dekat. Istana Kepresidenan tengah mempersiapkan kunjungan Presiden Prabowo ke NTT.

"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, Insyaallah ke sana," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 23 Agustus 2026.

Namun, Prasetyo belum dapat memastikan jadwal kunjungan Prabowo ke NTT. "Nanti dikabari," ucap Prasetyo.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026). ANTARA/Fathur Rochman

Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah berupaya memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat NTT terdampak gempa dengan mengerahkan jajaran terkait untuk menangani kondisi di lapangan.

"Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," kata Prabowo melalui akun Instagram pribadinya @prabowo yang dipantau di Jakarta, Minggu, 16 Agustus 2026.

Presiden juga menginstruksikan kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berlangsung cepat dan tepat sasaran. Dia juga memerintahkan jajaran terkait melihat langsung kondisi di lokasi bencana.

Presiden menyampaikan simpati dan doa bagi masyarakat terdampak serta menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas pemerintah dalam kondisi darurat.

"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini," ujar Prabowo.

Hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi di bagian wilayah NTT mencapai 150.576 orang.

BNPB menyampaikan gempa bumi menyebabkan meninggalnya 31 orang di Manggarai, 30 orang di Manggarai Timur, sembilan orang di Sikka, dua orang di Ende, satu orang di Manggarai Barat, 13 orang di Nagekeo, dan empat orang di Ngada.

Sedangkan, jumlah korban gempa yang terluka menurut data BNPB sebanyak 1.298 orang, 336 orang di antaranya mengalami luka berat. Sebanyak 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, dan 903 relawan dari 104 lembaga telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak gempa di wilayah NTT.

(Achmad Zulfikar Fazli)