Rapat darurat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Foto: Istimewa
Fajri Fatmawati • 29 November 2025 12:49
Banda Aceh: Pemerintah Aceh menyatakan situasi penanganan banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah masih dalam tahap kritis. Hal ini disampaikan dalam rapat darurat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, yang memimpin rapat tersebut, mengungkapkan bahwa hingga hari ini masih terdapat warga yang terjebak banjir, dinyatakan hilang, serta sejumlah wilayah yang terisolasi.
“Kita perlu langkah awal bahwa kondisi masih ada yang dalam banjir dan harus dievakuasi segera. Masih ada orang hilang dan perlu dicari. Kita juga perlu menjangkau masyarakat yang terisolir,” kata Nasir, Sabtu, 29 NOvember 2025.

Rapat darurat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Foto: Istimewa
Ia menambahkan, sejumlah titik di wilayah hilir sungai juga berpotensi kembali mengalami banjir susulan. Karena itu, pemerintah membutuhkan data cepat dan akurat mengenai jumlah korban serta lokasi yang terdampak di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Sampai hari ini masih ada masyarakat yang menyangkut di atap rumah, sudah beberapa hari tanpa makanan. Ini harus diprioritaskan,” jelas Nasir.