Garis polisi dipasang di lokasi penikaman di Dotonbori, Osaka, Jepang, Sabtu, 14 Februari 2026. (X/@s_toshi0705)
Seorang Remaja Tewas dan Dua Terluka dalam Penikaman di Dotonbori Jepang
Willy Haryono • 15 February 2026 15:19
Dotonbori: Sebuah penikaman fatal di Dotonbori, Osaka, Jepang, menewaskan seorang remaja dan melukai dua lainnya, menurut sejumlah laporan media lokal pada Minggu, 15 Februari 2026.
Tersangka penikaman, seorang pria berusia 20-an tahun, sempat melarikan diri dari lokasi kejadian namun kemudian ditangkap polisi, lapor NHK. Ia diduga mengenal ketiga remaja tersebut.
Polisi setempat menerima beberapa panggilan sekitar tengah malam yang melaporkan terjadinya penusukan di kawasan Dotonbori malam itu, menurut CGTN.
Tiga remaja berusia 17 tahun menjadi korban penusukan. Dua orang mengalami luka di bagian tubuh atas, sementara satu lainnya, Takanosuke Kamata, meninggal dunia di rumah sakit akibat luka di dada dan bagian tubuh lainnya, lapor NHK.
Insiden terjadi di dekat Jembatan Ebisu di Dotonbori, kawasan perbelanjaan yang ramai dan dikenal dengan papan reklame Glico, menurut The Sankei Shimbun. Sejumlah mobil patroli polisi dan kendaraan pemadam kebakaran terlihat terparkir di lokasi.
Dalam wawancara dengan NHK, seorang saksi mata mengatakan ia melihat para korban menerima tindakan resusitasi jantung paru (CPR), serta melihat seseorang yang diduga pelaku melarikan diri dari lokasi.
“Saat itu ada banyak orang di sekitar dan suasananya panik. Saya mendengar teriakan,” ujarnya.
Saksi lain mengatakan ia baru keluar dari sebuah restoran ketika mendapati kejadian tersebut. “Setelah saya keluar dari restoran, saya tiba-tiba mendengar teriakan, jadi saya menoleh,” katanya.
“Saya melihat seseorang tergeletak di tanah, lalu melihat orang-orang berkumpul di sekitarnya," pungkasnya.
Baca juga: Coba Tikam Polisi di Arc de Triomphe Paris, Seorang Pria Tewas Ditembak