Antisipasi Krisis Energi, Bupati Jember Siapkan Skema WFH untuk ASN

Bupati Jember Muhammad Fawait. ANTARA/HO-Diskominfo Jember

Antisipasi Krisis Energi, Bupati Jember Siapkan Skema WFH untuk ASN

Whisnu Mardiansyah • 23 March 2026 10:00

Jember: Bupati Jember Muhammad Fawait menyiapkan skema kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mendukung efisiensi energi di kabupaten tersebut.

"Menanggapi ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia, saya menginstruksikan langkah penghematan energi dan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember," kata Muhammad Fawait dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember seperti dilansir Antara, Senin, 23 Maret 2026.

Ia menjelaskan kenaikan harga minyak mentah global yang signifikan memberikan tekanan besar pada beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pemerintah pusat. Seruan presiden untuk melakukan efisiensi harus dijawab dengan langkah konkret di daerah.

"Sebagai bagian dari NKRI, kami harus peka terhadap kondisi global. Ketidakstabilan di Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif. Jika konsumsi tidak dikendalikan, beban subsidi negara akan semakin membengkak," tuturnya.
 


Ia mengatakan langkah efisiensi itu murni dilakukan untuk menjaga stabilitas beban subsidi, bukan karena adanya kelangkaan stok BBM di wilayah Jember.

"Kami menjamin bahwa ketersediaan energi untuk masyarakat masih dalam kondisi aman," katanya.

Pemkab Jember memutuskan untuk tidak menggelar acara open house di Pendapa Wahyawibawagraha pada momentum Lebaran tahun ini. Meski meniadakan seremoni open house formal, Bupati Fawait tetap membuka diri bagi para kader dan masyarakat yang ingin bersilaturahmi secara sederhana.

"Tahun ini tidak ada open house di pendapa. Kami kembali ke kesederhanaan. Kalau ada tamu, kami terima di pondok dengan jamuan ala kadarnya. Niat utamanya adalah mendukung gerakan efisiensi pemerintah pusat," katanya.

Selain membatasi kegiatan seremonial, Pemkab Jember melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini tengah menggodok skema kerja dari rumah atau WFH. Langkah itu diproyeksikan sebagai salah satu cara menekan penggunaan energi kendaraan dinas maupun operasional kantor.

"Kami sedang siapkan skemanya. Mungkin dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH. Dengan pengalaman saat COVID-19 lalu, saya yakin pelayanan publik tetap prima dan tidak akan terganggu," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)