Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 dari Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Istimewa.
Jenazah Ketiga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Teridentifikasi Pramugari Esther Aprilita
Muhammad Syawaluddin • 23 January 2026 15:44
Makassar: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban kecelakaan pesawat yang diterima pada Kamis, 22 Januari 2026. Hasil pemeriksaan menunjukkan jenazah tersebut adalah Esther Aprilita.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, menjelaskan tim langsung melakukan pemeriksaan usai menerima jenazah sekitar pukul 23.42 Wita.
“Jenazah dengan kode post mortem 62.B.04 teridentifikasi cocok dengan data antemortem nomor 002 atas nama Esther Aprilita,” katanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 23 Januari 2026.
Haris mengungkapkan proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, gigi, serta properti yang ditemukan pada tubuh. “Kantong jenazah dengan post mortem 62.B.04 teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, dan properti,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga Jumat ini, Tim DVI Polda Sulsel telah berhasil mengidentifikasi tiga dari empat jenazah korban yang diterima sebelumnya. “Sampai hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban dari empat kantong jenazah yang diterima,” ungkap Haris.
Sementara itu, Kapusident Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi, menyebutkan kondisi jenazah Esther Aprilita masih cukup baik sehingga sidik jari pada tangannya dapat terbaca. Tim lalu melakukan perbandingan menggunakan sidik jari ibu jari tangan kanan.
.jpg)
Penyerahan kotak hitam pesawat ATR 42-500 dari Basarnas kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kamis (22/1). (MI/LN)
“Sidik jari yang kami ambil dari data post mortem dan antemortem kami bandingkan. Kami menemukan titik-titik kesamaan sehingga secara ilmiah kami meyakini kantong jenazah dengan kode post mortem 62.B.04 adalah atas nama Esther Aprilita,” ungkap Mashudi.
Jenazah Esther Aprilita tiba dan diterima oleh Tim DVI Polda Sulsel di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Kamis, 22 Januari 2026.