Kepedulian Generasi Muda Perlu Diwujudkan dalam Kolaborasi

Generasi muda/Ilustrasi/Medcom.id

Kepedulian Generasi Muda Perlu Diwujudkan dalam Kolaborasi

M Sholahadhin Azhar • 2 April 2026 22:40

Jakarta: Kepedulian generasi muda perlu diwujudkan dalam kolaborasi dan aksi nyata. Hal tersebut untuk memberikan dampak yang lebih luas.

"Kami mendorong setiap inisiatif tidak berhenti sebagai ide, tetapi terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan, termasuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa," kata Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2026.

Hal ini diungkap Boy saat pihaknya menggelar Semangat Astra Terpadu untuk (SATU) Indonesia Awards 2026. Pada penyelenggaraan ke-17 ini, pihaknya tidak hanya berfokus menjaring generasi muda inspiratif, tetapi memperluas dampak inisiatif sosial.

"Karena pada akhirnya, perubahan yang berkelanjutan lahir dari aksi yang saling terhubung dan diperkuat bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Boy.

Pada tahun ini, pihaknya memperkuat integrasi dua program sosial utamanya, yakni SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra. Langkah ini diharapkan mampu memperbesar kontribusi sosial, khususnya dalam pengembangan masyarakat di berbagai daerah.
 


Sejak pertama kali digelar pada 2010, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 anak muda inspiratif yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Sementara itu, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.533 desa di 35 provinsi.

Melalui integrasi tersebut, para penerima penghargaan diharapkan dapat berperan sebagai penggerak lokal (local champions) dalam mendukung pengembangan desa binaan Astra, sehingga dampak program menjadi lebih luas dan berkelanjutan.

Selain kick-off, kegiatan ini dirangkaikan dengan diskusi AstraTalks yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Prof. Nila Moeloek, Rizki Dwi Rahmawan, dan Yudha Prasetya. Diskusi ini bertujuan mendorong partisipasi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan sosial.


Generasi muda/Ilustrasi/Medcom.id

Antusiasme terhadap program ini juga terus meningkat. Hingga 2025, jumlah pendaftar tercatat mencapai 17.708 peserta. Dewan juri gelaran itu, berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pegiat sosial. Di antaranya Prof. Nila Moeloek, Prof. Fasli Jalal, Tri Mumpuni, Onno W. Purbo, Arif Zulkifli, Dian Sastrowardoyo, Billy Boen, Raline Shah, Diah Suran Febrianti, dan Windy Riswantyo.

Program ini terbuka bagi individu maupun kelompok dengan batas usia maksimal 35 tahun. Peserta diwajibkan mengajukan program yang orisinal, telah berjalan minimal satu tahun, serta memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Penerima apresiasi akan memperoleh dana pembinaan sebesar Rp65 juta serta pendampingan (mentoring). Program yang terpilih juga akan diintegrasikan dengan Desa Sejahtera guna memperluas dampak sosialnya.

Melalui SATU Indonesia Awards, pihaknya menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menciptakan perubahan sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)