Sejumlah hewan kurban diberikan tanda sehat oleh petugas di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha.
Disnakan: Ribuan Hewan Kurban di Bandung Barat Sehat, 175 Ekor Sakit
Lukman Diah Sari • 28 May 2026 17:34
Bandung Barat: Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memeriksa 11.547 ekor hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah. Kepala Disnakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti, menyebutkan bahwa pemeriksaan dilakukan melalui metode ante mortem atau sebelum penyembelihan dilakukan di lapak pedagang dan peternakan hingga hari raya kurban.
“Total hewan kurban yang diperiksa sebelum disembelih atau ante mortem itu sebanyak 11.547 ekor. Paling banyak sapi,” kata Wiwin di Bandung Barat, Kamis, 28 Mei 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
"Sementara itu, 1.256 ekor belum cukup umur untuk dijadikan hewan kurban," ungkap dia.
Selain itu, petugas juga menemukan 175 ekor hewan dalam kondisi sakit, terdiri atas sapi 84 ekor, domba 89 ekor dan kerbau 2 ekor. Kasus yang ditemukan didominasi gangguan mata dan penyakit orf.
“Yang sakit dan belum cukup umur tidak kami berikan tanda sehat karena tidak memenuhi syarat,” ujar dia.

Sapi kurban. Foto: Ilustrasi Metrotvnews.com/Zein Zahira
Disnakan Kabupaten Bandung Barat juga melakukan pemeriksaan lanjutan post mortem setelah penyembelihan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi, serta bebas dari penyakit maupun parasit seperti cacing hati.
“Petugas masih di lapangan sampai hari Tasyrik untuk memastikan keamanan daging kurban,” katanya.
Untuk mendukung pengawasan, pihaknya menerjunkan 61 petugas, terdiri dari 33 personel internal dan 28 mahasiswa program koas serta Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran (Unpad). Menurut Wiwin, kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat dipenuhi dari peternak lokal maupun pasokan luar daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta beberapa wilayah di Jawa Barat.