Ilustrasi pemberlakuan sistem satu arah (one way) pada arus lalu lintas saat mudik Lebaran. Foto: dok Jasa Marga.
Libur Panjang Iduladha, 1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek
Antonio • 26 May 2026 22:50
Bekasi: Sebanyak 1.093.067 kendaraan diprediksi akan ke luar wilayah Jabotabek pada libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan libur Hari Lahir Pancasila terhitung mulai 26 Mei 2026 hingga Senin, 1 Juni 2026. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa prediksi lalu lintas ini juga telah memperhitungkan kebijakan Work From Home (WFH) yang masih diterapkan sejumlah perusahaan pada Jumat, 29 Mei 2026.
“Kebijakan tersebut berpotensi memberikan fleksibilitas waktu perjalanan bagi masyarakat. Berdasarkan proyeksi, distribusi perjalanan masyarakat pada periode ini didominasi menuju arah Timur,” kata Rivan, Selasa, 26 Mei 2026.
Baca Juga :
“Mobilitas kendaraan pada periode libur panjang ini diproyeksikan didominasi kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa dan Bandung sebesar 47,4%. Disusul arah Barat ke Merak sebesar 27,1 persen serta arah Selatan ke Puncak sebesar 25,5 persen,” ujar Rivan.
Rivan menambahkan, Jasa Marga telah menyiapkan kesiapan di seluruh lini pelayanan operasional jalan tol Jasa Marga Group. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengawasan intensif di ruas tol yang menjadi destinasi wisata favorit seperti Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan Cipularang untuk arah Trans Jawa dan Bandung, serta Jalan Tol Jagorawi untuk arah Puncak.
"Jasa Marga mengedepankan pemanfaatan teknologi operasional yang terintegrasi untuk mendeteksi dini sekaligus mengurai titik-titik kepadatan secara cepat,” ujar Rivan.

Ilustrasi Gerbang Tol. Dok/Jasamarga
Selain itu, pihaknya menyiagakan personel bantuan lapangan, menambah fasilitas mobile reader di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, serta menyiagakan petugas Call Center 133 selama 24 jam penuh.
“Seluruh instrumen ini kami kerahkan untuk menjamin perjalanan masyarakat tetap berjalan secara aman, nyaman, dan berkeselamatan," jelas Rivan.
Selain itu, Jasa Marga siap mendukung penuh penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow atas diskresi Kepolisian dengan menyiagakan petugas operasional dan kelengkapan rambu pendukung di lapangan.
“Kami juga memastikan kegiatan preservasi jalan tol tetap berjalan optimal agar kualitas jalur tetap terjaga. Antisipasi terhadap potensi gangguan akibat cuaca, termasuk curah hujan tinggi, turut menjadi perhatian agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tambah Rivan.
Dari aspek pemenuhan kebutuhan istirahat pengemudi, Jasa Marga juga memastikan kesiapan layanan di Travoy Rest (rest area Jasa Marga Group) mulai dari penataan kapasitas parkir, toilet gratis yang bersih, ketersediaan air bersih, hingga tempat ibadah yang nyaman guna membantu pengguna jalan memulihkan stamina berkendara secara berkualitas.