Fitur AI Apa Saja di Samsung Galaxy S26 Ultra? Kenali Galaxy AI, One UI 8.5, Bixby, dan Gemini

Samsung Galaxy S26 Ultra menghadirkan Galaxy AI dengan dukungan One UI 8.5, Bixby, dan Gemini. (Foto: Dok. Samsung)

Fitur AI Apa Saja di Samsung Galaxy S26 Ultra? Kenali Galaxy AI, One UI 8.5, Bixby, dan Gemini

Patrick Pinaria • 22 July 2026 18:22

Jakarta: Memilih smartphone flagship saat ini tidak lagi hanya soal kamera beresolusi tinggi atau chipset paling bertenaga. Produsen kini berlomba menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang mampu membantu aktivitas pengguna, mulai dari mencari informasi, mengelola jadwal, mengedit foto, hingga menjaga keamanan data.

Melalui Samsung Galaxy S26 Ultra, Samsung memperluas kemampuan Galaxy AI dengan menghadirkan berbagai fitur baru yang berjalan di atas One UI 8.5. Sebagai bagian dari Samsung Galaxy Series, perangkat ini menggabungkan fitur seperti Now Brief, Now Nudge, AI Select, integrasi Bixby dan Gemini, serta sistem keamanan berbasis Knox untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih personal.

Artikel ini merangkum fitur-fitur AI utama Samsung Galaxy S26 Ultra berdasarkan dokumentasi resmi Samsung Indonesia dan Samsung Newsroom, sekaligus menempatkannya dalam konteks perkembangan smartphone AI modern.
 

Fitur AI Apa Saja di Samsung Galaxy S26 Ultra?

Samsung membagi pengalaman Galaxy AI ke dalam beberapa fungsi utama, mulai dari asisten pribadi, pencarian informasi, produktivitas, kreativitas, hingga keamanan. Seluruh fitur tersebut saling terhubung melalui One UI 8.5, sehingga pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk menjalankan berbagai aktivitas.

Alih-alih berdiri sebagai fitur terpisah, Galaxy AI dirancang untuk menjadi bagian dari alur penggunaan sehari-hari. Pendekatan ini menjadi salah satu pembeda Samsung Galaxy Series dibanding smartphone flagship lain yang masih menempatkan AI sebagai fitur tambahan.
 

Apa Itu Now Brief dan Mengapa Menjadi Asisten Harian di Samsung Galaxy Series?

Salah satu pembaruan yang dibawa Samsung Galaxy S26 Ultra adalah Now Brief, fitur Galaxy AI yang dirancang untuk menyajikan ringkasan informasi penting sesuai kebiasaan pengguna. Melalui One UI 8.5, Now Brief dapat menampilkan agenda harian, pengingat, informasi perjalanan, hingga berbagai rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan data yang tersimpan di perangkat.

Samsung menjelaskan bahwa personalisasi dilakukan dengan tetap mengutamakan privasi melalui Personal Data Engine, sehingga pemrosesan informasi dapat berlangsung langsung di perangkat sebelum dienkripsi menggunakan Knox Vault. Pendekatan ini membuat pengguna dapat memperoleh informasi yang relevan tanpa harus membuka banyak aplikasi secara bergantian.

Sebagai bagian dari Samsung Galaxy Series, fitur ini menunjukkan bagaimana Galaxy AI mulai berperan sebagai asisten yang membantu mengatur aktivitas sehari-hari, bukan sekadar menjawab perintah suara.
 

Bagaimana Cara Kerja Now Nudge?

Jika Now Brief berfungsi menyajikan rangkuman informasi, Now Nudge berperan memberikan saran yang muncul sesuai konteks penggunaan perangkat.

Samsung menjelaskan bahwa fitur ini mampu mengenali aktivitas yang sedang dilakukan pengguna, kemudian menawarkan tindakan yang relevan secara otomatis. Misalnya: 
  • Penjadwalan Otomatis: Ketika pengguna menerima ajakan bertemu melalui aplikasi percakapan, Now Nudge dapat menyarankan untuk langsung menambahkan jadwal ke kalender. 
  • Pintasan Galeri: Saat pengguna diminta mengirim foto, fitur tersebut juga dapat memberikan pintasan menuju Galeri agar proses berbagi file menjadi lebih cepat.

Melalui pendekatan kontekstual tersebut, Galaxy AI berupaya mengurangi langkah-langkah yang biasanya harus dilakukan secara manual sehingga interaksi dengan perangkat terasa lebih efisien.
 

AI Select: Mengapa Mencari Informasi Kini Lebih Praktis?

Samsung juga menghadirkan AI Select untuk membantu pengguna memahami informasi yang muncul di layar tanpa harus berpindah aplikasi.

Fitur ini bekerja dengan mengenali konten yang sedang ditampilkan, kemudian menawarkan tindakan yang sesuai. Pengguna dapat memilih teks, gambar, maupun objek tertentu untuk memperoleh informasi tambahan atau menjalankan fungsi yang relevan.

AI Select melengkapi pengalaman Circle to Search with Google yang juga tersedia pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Dengan melingkari objek di layar, pengguna dapat langsung melakukan pencarian tanpa perlu mengetik kata kunci atau berpindah ke aplikasi lain. Kombinasi kedua fitur tersebut memperlihatkan bagaimana Samsung mengintegrasikan Galaxy AI dengan layanan Google untuk mempercepat proses pencarian informasi.
 

Bixby atau Gemini, Mana yang Sebaiknya Digunakan?

Samsung Galaxy S26 Ultra menghadirkan pendekatan yang berbeda dibanding smartphone lain dengan mendukung lebih dari satu asisten berbasis AI. Berikut fungsinya masing-masing yang saling melengkapi: 
  • Bixby: Tetap menjadi asisten bawaan yang terintegrasi dengan ekosistem Samsung dan berbagai pengaturan perangkat. 
  • Gemini: Diandalkan sebagai asisten utama untuk kebutuhan berbasis AI generatif, termasuk membantu pencarian informasi maupun menyelesaikan tugas tertentu.

Kehadiran kedua layanan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih asisten yang paling sesuai dengan kebutuhan. Integrasi ini juga memperkuat posisi Samsung Galaxy Series sebagai salah satu lini smartphone yang menggabungkan kemampuan AI internal dengan teknologi dari Google dalam satu perangkat.
 

Mengapa Fitur Quick Share Kini Lebih Praktis?

Samsung turut memperbarui Quick Share agar proses berbagi file menjadi lebih mudah, termasuk dengan perangkat di luar ekosistem Galaxy.

Berdasarkan informasi resmi Samsung, Quick Share kini mendukung kompatibilitas dengan AirDrop, sehingga pengguna Galaxy dapat mengirim maupun menerima foto, video, dan dokumen dari perangkat iPhone, iPad, maupun Mac yang mendukung fitur tersebut. Pembaruan ini memperluas fungsi Quick Share yang sebelumnya lebih banyak digunakan antarperangkat Galaxy.

Selain itu, Samsung masih menyediakan Smart Switch bagi pengguna yang ingin berpindah dari perangkat Android maupun iPhone ke Samsung Galaxy S26 Ultra. Aplikasi tersebut memungkinkan proses pemindahan kontak, foto, video, kalender, hingga aplikasi dilakukan secara nirkabel maupun menggunakan kabel.
 

Bagaimana Galaxy AI Menjaga Privasi Pengguna?

Semakin banyak fitur AI yang memproses informasi pribadi, semakin penting pula aspek keamanan data. Samsung menjadikan hal tersebut sebagai salah satu fokus utama pada Samsung Galaxy S26 Ultra melalui kombinasi tiga pilar proteksi: 
  1. Personal Data Engine: Memastikan pemrosesan data sensitif harian Anda dilakukan secara lokal di dalam perangkat (on-device AI) tanpa perlu diunggah ke server cloud eksternal.
  2. Knox Vault: Enkripsi tingkat militer berbasis perangkat keras (hardware) untuk mengisolasi data kredensial, kata sandi, dan biometrik dari upaya peretasan fisik maupun digital.
  3. Knox Matrix: Sistem perlindungan tersinkronisasi untuk memantau dan mengamankan lalu lintas data antar-perangkat pintar dalam ekosistem Samsung.

Samsung juga memberikan pilihan kepada pengguna untuk menentukan bagaimana data AI diproses, baik langsung di perangkat (on-device) maupun melalui layanan cloud untuk fitur tertentu. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas sekaligus menjaga transparansi terhadap penggunaan data pribadi.

Sebagai bagian dari Samsung Galaxy Series, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan AI tidak hanya berfokus pada kecanggihan fitur, tetapi juga pada perlindungan privasi pengguna.
 

Bagaimana Samsung Galaxy S26 Ultra Dibandingkan Smartphone Flagship Lain?

Persaingan smartphone flagship saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan performa atau kamera, tetapi juga pada bagaimana kecerdasan buatan (AI) diintegrasikan ke dalam pengalaman pengguna.

Samsung, Google, dan Apple sama-sama mengembangkan platform AI masing-masing dengan pendekatan yang berbeda.

Samsung mengandalkan Galaxy AI yang terintegrasi dengan One UI 8.5 untuk menghadirkan pengalaman AI yang menyatu dengan produktivitas, fotografi, dan keamanan. Google mengembangkan pengalaman AI melalui layanan Google AI dan Gemini, sementara Apple menghadirkan Apple Intelligence yang terintegrasi dengan Siri dan berbagai fitur bawaan iPhone.
 
Aspek Samsung Galaxy S26 Ultra Google Pixel 10 Pro iPhone 17 Pro Max
Platform AI Galaxy AI + One UI 8.5 Google AI Apple Intelligence
Asisten AI Bixby + Gemini Gemini Siri + Apple Intelligence
AI Fotografi Photo Assist, Portrait Studio, AI Eraser Magic Editor, Magic Eraser, Best Take Clean Up
Pendekatan AI AI terintegrasi dalam Samsung Galaxy Series AI berfokus pada fotografi komputasional dan layanan Google AI terintegrasi dalam ekosistem Apple

Masing-masing produsen memiliki fokus pengembangan yang berbeda. Samsung menempatkan Galaxy AI sebagai bagian dari pengalaman penggunaan sehari-hari melalui integrasi dengan Samsung Galaxy Series, Google mengombinasikan kemampuan AI generatif dan fotografi komputasional, sedangkan Apple mengembangkan Apple Intelligence untuk bekerja secara terpadu dengan layanan dan aplikasi bawaan di ekosistem iPhone.
 

Kelebihan dan Catatan Penting Samsung Galaxy S26 Ultra

Kelebihan Catatan
Galaxy AI menghadirkan beragam fitur AI dalam satu ekosistem. Sebagian fitur AI memerlukan pembaruan perangkat lunak dan layanan tertentu.
Integrasi Bixby dan Gemini memberikan pilihan asisten AI. Pengguna baru membutuhkan waktu untuk memahami seluruh fitur AI.
Personal Data Engine dan Knox memperkuat perlindungan data. Tidak semua fitur tersedia dengan cara yang sama di setiap wilayah.
Quick Share mendukung berbagi file lintas perangkat dengan lebih mudah. Harga berada di segmen flagship premium.


Verdict

Samsung Galaxy S26 Ultra menunjukkan bahwa perkembangan smartphone flagship tidak lagi hanya ditentukan oleh spesifikasi perangkat keras. Melalui Galaxy AI, Samsung menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan menggabungkan produktivitas, kreativitas, dan keamanan dalam satu ekosistem.

Fitur seperti Now Brief, Now Nudge, AI Select, Photo Assist, hingga integrasi Bixby dan Gemini memperlihatkan bagaimana AI dimanfaatkan untuk membantu aktivitas sehari-hari, bukan sekadar menjadi fitur tambahan. Di sisi lain, dukungan One UI 8.5, Personal Data Engine, serta sistem keamanan Knox memperkuat pengalaman penggunaan yang lebih personal sekaligus tetap memperhatikan privasi.

Bagi pengguna yang mencari smartphone dengan integrasi AI yang menyatu di berbagai aspek penggunaan, Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan pendekatan yang komprehensif sebagai bagian dari Samsung Galaxy Series.

(Patrick Pinaria)