Barang bukti narkoba hasil pengungkapan Polres Metro Bekasi Kota pada Senin (13/10/2026). ANTARA/HO-Polres Bekasi Kota
Kemensos Jamin Kebutuhan Dasar Penyintas Banjir Bandang di Padang
Siti Yona Hukmana • 14 October 2026 11:51
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas banjir bandang di Kota Padang, Sumatra Barat, terjamin selama masa tanggap darurat aktif. Kemensos telah menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk meringankan beban warga terdampak.
"Di tengah situasi seperti ini, kita perlu lebih peka melihat kebutuhan warga. Anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas mungkin membutuhkan bantuan khusus. Jangan sampai ada yang kesulitan mendapatkan makanan, perlengkapan sehari-hari, atau tempat istirahat yang layak," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sementara itu, dukungan melalui Dinas Sosial Provinsi Sumatra Barat terdiri atas 30 paket makanan anak, 250 bungkus nasi, 30 paket family kit, 16 paket kidsware, 30 lembar selimut, dan 30 lembar kasur.

Warga Kampung Apa dan Perumahan Luminpark, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah usai diterjang banjir bandang. (Metro TV/ Endy)
Berdasarkan informasi Direktorat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir bandang melanda Kota Padang setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu sejak pukul 12.00 WIB, Sabtu, 10 Oktober 2026. Lalu, berlanjut pada luapan air sungai secara tiba-tiba di Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Tercatat 743 jiwa terdampak berdasarkan data penanganan per pukul 07.45 WIB, Rabu, 14 Oktober 2026.
Genangan air telah surut. Namun, material lumpur masih menutupi kawasan permukiman.
Saifullah memastikan tim gabungan dari Kemensos, Tagana, pemda, TNI-Polri, BPBD, serta para relawan terus bergotong royong membersihkan lingkungan serta perbaikan infrastruktur vital yang rusak.
"Terima kasih kepada Tagana, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh relawan yang sudah membantu warga sejak kejadian. Pekerjaan kita masih berlanjut. Mari terus bekerja bersama, mendengarkan kebutuhan warga, dan membantu mereka melewati masa sulit ini," kata Saifullah.