Pasien ISPA di RSUD Daya Makassar Meningkat

Suasana penanganan pasien dengan gangguan pernafasan di UGD RSUD Daya Makassar. ANTARA/ Suriani Mappong

Pasien ISPA di RSUD Daya Makassar Meningkat

Whisnu Mardiansyah • 17 October 2026 09:16

Makassar: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar mencatat peningkatan jumlah pasien dengan gangguan pernapasan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sejak awal Oktober 2026. Kenaikan tersebut turut diikuti meningkatnya penggunaan obat untuk menangani batuk, demam, dan keluhan pernapasan lainnya.

Direktur Utama RSUD Daya Makassar, Any Muliany, mengatakan jumlah pasien dengan keluhan pernapasan pada September tercatat sekitar 69 orang. Hingga pertengahan Oktober, jumlahnya telah mencapai sekitar 70 orang.

"RSUD Daya Makassar mencatat lonjakan jumlah pasien gangguan pernapasan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak awal Oktober hingga saat ini," kata Direktur Utama RSUD Daya Makassar, Any Muliany di Makassar, seperti dilansir Antara, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Menurut Any, tren peningkatan pasien gangguan pernapasan mencapai 13-20 persen sejak Agustus. Kenaikan tersebut tercatat pada sejumlah layanan, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), rawat jalan, hingga rawat inap.
 


Peningkatan jumlah pasien juga berdampak pada kebutuhan obat-obatan. Penggunaan obat untuk menangani batuk, demam, dan gangguan pernapasan lainnya dilaporkan naik hingga 80 persen selama periode September–Oktober.

"Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien dalam kondisi stabil dan dapat tertangani dengan baik," ujarnya.

Any menyampaikan, kesiapan pelayanan rumah sakit sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meninjau kesiapan RSUD Daya. Dalam kunjungan tersebut, fasilitas kesehatan diminta meningkatkan kesiagaan untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis masyarakat.


Situasi kabut asap menyelimuti Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. (Metro TV/ Alfiansyah Anwar)

 

Karena itu, pihak rumah sakit berupaya memastikan pasien yang membutuhkan pertolongan dapat memperoleh penanganan secara cepat dan optimal.

Secara terpisah, Dinas Kesehatan Kota Makassar mencatat sebanyak 7.940 kasus ISPA di wilayah tersebut. Jumlah kasus berpotensi bertambah apabila kualitas udara belum membaik di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peningkatan kasus gangguan pernapasan menjadi perhatian bagi fasilitas kesehatan untuk menjaga kesiapan pelayanan, terutama dalam menghadapi bertambahnya kebutuhan pemeriksaan dan pengobatan pasien.

RSUD Daya Makassar pun menegaskan pentingnya kesiagaan agar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dapat memperoleh layanan medis sesuai kebutuhan.

(Whisnu M)