Sirkuit Mandalika, dok: Kemenpar
7 Alasan Mandalika Dipilih Jadi Tuan Rumah MotoGP Indonesia
Putri Purnama Sari • 8 October 2026 10:35
Jakarta: Indonesia kembali menjadi tuan rumah MotoGP melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Mandalika telah menjadi lokasi MotoGP Indonesia sejak 2022. Memasuki 2026, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memasuki tahun kelima dan menjadi salah satu agenda sport tourism yang terus dikembangkan di Indonesia.
Lantas, mengapa Mandalika dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP Indonesia? Berikut informasinya.
Alasan Sirkuit Mandalika Dipilih Jadi Venue MotoGP Indonesia
1. Memiliki Sirkuit Berstandar Balap Internasional
Salah satu alasan utama tentu keberadaan Pertamina Mandalika International Circuit. Sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut memiliki 17 tikungan dan dirancang untuk menggelar berbagai ajang motorsport internasional.
Mandalika pertama kali masuk kalender MotoGP pada 2022 setelah sebelumnya digunakan untuk ajang World Superbike (WorldSBK). Sejak itu, sirkuit di Lombok tersebut menjadi lokasi tetap untuk gelaran MotoGP Indonesia.
2. Berada di Kawasan Pariwisata Terintegrasi
Mandalika bukan sekadar lokasi sirkuit. Pertamina Mandalika International Circuit berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang memang dikembangkan sebagai kawasan pariwisata.
Kehadiran sirkuit menjadi salah satu atraksi utama kawasan tersebut. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyebut Mandalika International Circuit dibangun sebagai ikon atraksi The Mandalika sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Dengan konsep tersebut, penonton MotoGP tidak hanya datang untuk menyaksikan balapan, tetapi juga dapat menikmati berbagai destinasi wisata di Lombok.
3. Menggabungkan Olahraga dan Pariwisata
Mandalika memiliki karakter yang berbeda karena balapan MotoGP berlangsung di tengah kawasan wisata dengan panorama pantai dan lanskap tropis.
MotoGP mencatat Pertamina Mandalika International Circuit berada di bagian selatan Lombok dan di sepanjang garis pantai Mandalika. Kondisi tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membuat pengalaman menonton MotoGP di Indonesia berbeda. Konsep inilah yang kemudian memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism.
4. Memiliki Akses ke Destinasi Wisata Lombok
Pemilihan Mandalika juga berkaitan dengan potensi pariwisata di sekitarnya. Kawasan ini berada tidak jauh dari berbagai destinasi wisata Lombok, mulai dari pantai hingga kawasan perbukitan.
MotoGP pun tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, kuliner, dan berbagai pengalaman wisata Indonesia kepada pengunjung dari dalam maupun luar negeri.
5. Mendukung Konsep Sport Tourism Indonesia

Sirkuit Mandalika, dok: Kemenpar
Mengutip dari laman Kemenpar, pemerintah mengembangkan Mandalika sebagai salah satu pusat sport tourism di Indonesia. Penyelenggaraan MotoGP menjadi bagian dari upaya menggabungkan kegiatan olahraga berskala internasional dengan pengembangan pariwisata.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut MotoGP Mandalika telah berkembang menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar di Indonesia. Penyelenggaraan ajang tersebut juga dinilai memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi.
6. Mendorong Ekonomi Daerah
MotoGP juga membawa dampak ekonomi bagi kawasan sekitar. Pergerakan penonton dan wisatawan ikut menggerakkan sektor akomodasi, transportasi, perdagangan, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada penyelenggaraan 2025, pemerintah mencatat MotoGP Mandalika menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp4,96 triliun. Lebih dari 600 pelaku UMKM juga terlibat dalam berbagai aktivitas pendukung penyelenggaraan.
7. Menjadi Etalase Indonesia di Mata Dunia
MotoGP menghadirkan perhatian internasional ke lokasi penyelenggaraannya. Karena itu, Mandalika juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya Lombok dan NTB, kepada wisatawan serta komunitas motorsport dunia.
ITDC menyebut penyelenggaraan MotoGP di Mandalika menjadi momentum untuk memperkuat nation branding, sport tourism, dan posisi Indonesia di panggung global.
Dengan perpaduan sirkuit berstandar internasional, kawasan pariwisata, panorama alam, serta potensi ekonomi yang besar, Mandalika diposisikan bukan hanya sebagai tempat berlangsungnya balapan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengembangan sport tourism Indonesia.