Garis polisi di sekitar Gereja Hamoud, Yordania. Foto: Anadolu
Korban Tewas Serangan Gereja di Yordania Bertambah Menjadi Sembilan Orang
Muhammad Reyhansyah • 25 October 2026 12:04
Amman: Jumlah korban tewas dalam serangan terhadap pelayat di Gereja Hamoud, Provinsi Karak, Yordania selatan, bertambah menjadi sembilan orang pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Menurut kantor berita negara Yordania, Petra, yang mengutip Direktorat Keamanan Publik Yordania, jumlah korban tewas bertambah menjadi sembilan orang setelah salah satu korban luka meninggal dunia.
“Jumlah korban tewas akibat aksi teror di Karak meningkat menjadi sembilan orang setelah salah satu korban luka meninggal dunia,” demikian laporan Petra, dikutip dari Anadolu, Minggu, 25 Oktober 2026.
Sebelumnya pada Sabtu, Menteri Kesehatan Ibrahim al-Badour mengatakan kepada stasiun televisi Al-Mamlaka bahwa satu korban luka masih berada dalam kondisi kritis.
Pada Jumat, Direktur Keamanan Publik Yordania Obaidallah Maaytah menyatakan tujuh orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam serangan di desa Hamoud tersebut.
Menanggapi serangan itu, Raja Yordania Abdullah II pada Sabtu memerintahkan evaluasi keamanan secara menyeluruh. Ia juga menginstruksikan peninjauan kebijakan untuk memerangi ideologi ekstremis, serta langkah-langkah guna memperkuat kesiapsiagaan keamanan dan mencegah serangan serupa.
Sementara itu, Perdana Menteri Yordania Jafar Hassan menetapkan tiga hari berkabung nasional yang dimulai pada Jumat, 23 Oktober.
Hassan juga memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang di kementerian, departemen pemerintah, dan lembaga publik selama masa berkabung tersebut.