Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. Foto: X @selecaoportugal.
Bungkam Pengkritik dengan Cetak 2 Gol, Ronaldo: Saya Kembali
Khoerun Nadif Rahmat • 24 June 2026 11:12
Jakarta: Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, membungkam para pengkritik lewat torehan dua gol dalam pertandingan melawan Uzbekistan dalam lanjutan Grup K Piala Dunia 2026. Portugal berhasil menang 5-0 dalam pertandingan tersebut.
Keberhasilan membobol gawang lawan pada menit keenam menobatkan pesepak bola berusia 41 tahun tersebut sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia yang berbeda sejak 2006. Torehan tersebut melampaui catatan rivalnya, Lionel Messi.
Di hadapan 68.777 penonton, mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu merayakan pencapaiannya dengan selebrasi khas 'Siu'. "Saya kembali, saya kembali," kata Ronaldo saat dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 24 Juni 2026.
Setelah Nuno Mendes memperbesar keunggulan menjadi 2-0, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum melalui penyelesaian akhir yang tenang. Gol tersebut menggenapi koleksinya menjadi 10 gol di putaran final Piala Dunia, melewati rekor legenda Portugal, Eusebio.
Ia juga menambahkan mengenai tekanan yang dihadapinya belakangan ini, ditengah kritik publik. Menurut dia, situasi tersebut cukup sulit.
"Itu adalah minggu yang sulit, minggu yang kelam. Rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Namun saya bertahan, seperti biasa, karena saya lebih percaya pada kerja keras daripada hal lain. Itu sulit, saya harus mengakuinya, tetapi kami telah kembali," kata Ronaldo.
Sebelum laga itu, Ronaldo datang dengan modal rekor 143 gol di panggung internasional. Namun, sinarnya dinilai mulai meredup setelah tampil kurang menggigit saat Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka, yang memicu desakan agar pelatih Roberto Martinez mencadangkannya.
Performa tersebut kontras dengan start gemilang para penyerang papan atas lain seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Harry Kane.
Kendati demikian, Martinez tetap memercayai kaptennya. Kepercayaan itu dibayar tuntas.

Cristiano Ronaldo dalam laga Portugal vs Uzbekistan, 23 Juni 2026 waktu setempat. (Instagram/@portugal)
Gol pertama Ronaldo lahir setelah ia memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo dan berhasil menaklukkan penjaga gawang Uzbekistan, Abduvohid Nematov. Uzbekistan, yang diarsiteki oleh juara Piala Dunia 2006 asal Italia, Fabio Cannavaro, tidak mampu meredam dominasi Selecao das Quinas.
Portugal menambah keunggulan lewat eksekusi tendangan bebas melengkung Nuno Mendes pada menit ke-17. Uzbekistan sempat memperkecil kedudukan melalui tembakan keras Azizjon Ganiev, namun gol tersebut dianulir VAR karena adanya pelanggaran terhadap Cancelo sebelum gol tercipta.
Ronaldo kemudian mencetak gol keduanya setelah menerima umpan matang dan menaklukkan kiper dalam situasi satu lawan satu. Ia nyaris mencetak hat-trick melalui skema tendangan bebas, tetapi Nematov berhasil menggagalkannya meski harus berbenturan dengan sang striker.
Dari situasi sepak pojok yang dihasilkan, gol keempat lahir setelah bola mengenai Nematov dan bergulir masuk sebagai gol bunuh diri. Pemain pengganti Rafael Leao akhirnya menutup pesta kemenangan Portugal menjadi 5-0 pada menit ke-87.
Portugal selanjutnya akan menghadapi Kolombia pada laga terakhir fase grup pada hari Sabtu. Di laga lain, Kolombia yang sebelumnya mengalahkan Uzbekistan 3-1, dijadwalkan bertemu DR Kongo demi memastikan tiket ke babak 32 besar.