Dinkes Kota Tangerang Antisipasi Dampak Paparan Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Poris

Petugas melakukan upaya pemadaman kebakaran di pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6/2026) malam. ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang

Dinkes Kota Tangerang Antisipasi Dampak Paparan Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Poris

Whisnu Mardiansyah • 22 June 2026 07:29

Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, mengantisipasi potensi dampak paparan asap akibat kebakaran pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, sejak Minggu malam, 21 Juni 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan koordinasi lintas instansi dilakukan sejak proses pemadaman berlangsung guna memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini selain fokus pada proses pemadaman, kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan unsur kewilayahan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap masyarakat sekitar. Langkah ini dilakukan agar warga yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan," ujar Mahdiar di Tangerang, seperti dilansir Antara, Senin, 22 Juni 2026.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026, sekitar pukul 22.31 WIB, melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kaki seperti sandal rumahan. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi.

 



Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan bersama unsur koramil, Dinas Kesehatan, serta relawan untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan koramil, serta satu ambulans dari Dinas Kesehatan.

Hingga Senin dini hari, proses pemadaman masih terus berlangsung untuk memastikan api dapat dikendalikan sepenuhnya. Selain melakukan pendinginan dan pemadaman, petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah pasokan air melalui armada tangki.


Kebakaran hebat diduga melanda pabrik karet yang memproduksi sandal di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Dok. TikTok About Tangerang

Pemantauan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi terus dilakukan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat asap kebakaran. Pihaknya juga memastikan tidak terjadi perluasan rambatan api ke bangunan maupun kawasan di sekitar lokasi.

Mahdiar menyebut keselamatan warga menjadi prioritas utama selama proses penanganan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan petugas. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

(Whisnu M)