Jemaah Calon Haji saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar untuk menunaikan ibadah haji. Istimewa.
Calon Haji Embarkasi Makassar Kloter 1 dan 2 Diberangkatkan
Muhammad Syawaluddin • 22 April 2026 17:01
Makassar: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin secara resmi memulai pelayanan keberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Pelepasan kloter pertama dilaksanakan pada Rabu dini hari.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan pada keberangkatan perdana hari ini, jemaah diberangkatkan menggunakan pesawat GIA 1101 dengan jumlah 393 penumpang. Pesawat lepas landas dari Makassar (UPG) pada Rabu, 22 April 2026, pukul 03.20 Wita dengan tujuan Madinah (MED).
"Penerbangan kedua menggunakan pesawat GIA dengan jumlah penumpang yang sama, yaitu 393 jemaah, dijadwalkan berangkat dari UPG pada 22 April 2026 pukul 03.35 WITA dan tiba di Madinah pada 23 April 2026 pukul 12.15 waktu setempat," katanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 22 April 2026.
Ia mengatakan penerbangan berikutnya akan dilayani melalui pesawat GIA 1103 dengan jumlah 393 penumpang yang dijadwalkan berangkat pada Kamis, 23 April 2026, pukul 11.20 Wita menuju Madinah.
"Selanjutnya, penerbangan GIA 1104 juga akan memberangkatkan 393 jemaah pada hari yang sama pukul 17.20 Wita dengan tujuan yang sama," ungkapnya.
Sebagai upaya mendukung kelancaran proses keberangkatan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah memastikan kesiapan operasional melalui pengaturan alur pelayanan jemaah, penyiapan fasilitas pendukung, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Seluruh proses pelayanan difokuskan untuk memberikan kenyamanan serta memastikan aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama periode operasional haji.
"Alhamdulillah, proses pelepasan jemaah haji kloter pertama dapat berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Seluruh pihak telah bekerja sama dengan baik untuk memastikan pelayanan optimal kepada jemaah," ujarnya.
Lebih lanjut, Ruly Artha menambahkan kehadiran layanan Mecca Route perdana di Bandara Sultan Hasanuddin turut memberikan kemudahan dalam proses keberangkatan jemaah.
"Dengan adanya layanan Mecca Route, proses keimigrasian Arab Saudi dapat diselesaikan sejak di bandara keberangkatan," ujarnya.

Ilustrasi haji. Foto: Metro TV/Misbahol Moenir
Sebelumnya, sebanyak 387 orang jemaah haji asal Kabupaten Bone tiba di Asrama Haji Makassar. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tiga Embarkasi Makassar.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bone, Muh. Rafi As'ad, mengatakan pada musim haji 2026, jemaah haji asal Bone mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya. Selain tambahan kuota, ada juga prioritas lansia sebanyak 27 jemaah.
"Pada tahun 2025, Kabupaten Bone hanya memberangkatkan 1.818 jemaah, yang berarti terdapat penambahan kuota sebanyak 205 kursi pada tahun ini," kata Rafi.
Ia juga mengatakan untuk kloter utuh ada pada kloter 3, 6, dan 22. Sedangkan kloter gabungan yakni 9, 17, 31, 33, dan 42. Kloter 9 bergabung dengan Gowa dan Makassar.
"Kloter 17 bersama Makassar dan Sinjai," ungkapnya.
Berikutnya kloter 31 bersama Jeneponto, Maros, dan Papua. Kloter 33 bersama jemaah dari Selayar. Sedangkan kloter 42 bersama Luwu, Makassar, Bantaeng, Bulukumba, dan Takalar.
Kelompok pertama yang tergabung di Kloter 3 sudah berada di Asrama Haji Sudiang dan menjalani proses penerimaan. Mereka akan mendapatkan layanan terpadu melalui sistem one stop service.
"Layanan ini mencakup pengurusan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian living cost, hingga penyerahan dokumen perjalanan dalam satu alur terintegrasi," ujarnya.
Rencananya, kloter 3 yang merupakan jemaah calon haji asal Kabupaten Bone tersebut akan berangkat pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 14.00 Wita.