Kepala Seksi Pembimbing Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi, Erti Herlina. Dok. MCH 2026
PPIH Siapkan Petugas Badal Haji
Achmad Zulfikar Fazli • 24 May 2026 14:32
Makkah: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan tim badal haji untuk memfasilitasi jemaah yang wafat sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah.
"Badal haji diperuntukkan bagi jemaah yang meninggal di embarkasi, embarkasi antara, maupun Arab Saudi sebelum pelaksanaan Armuzna," kata Kepala Seksi Pembimbing Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, dikutip pada Minggu, 24 Mei 2026.
Erti menjelaskan regulasi mengenai badal haji bagi jemaah yang wafat telah diatur dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 68 Tahun 2026 tentang Safari Wukuf dan Badal Haji, serta SK PPIH Arab Saudi Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Badal Haji.
Menurut Erti, petugas yang dikerahkan berasal dari unsur tim Bimbad PPIH Arab Saudi, pegawai Kementerian Haji dan Umrah RI yang sudah berhaji, serta pembimbing ibadah kelompok terbang (kloter).
"Kami sudah siapkan 587 orang petugas badal haji," ungkap Erti.

Ilustrasi ibadah haji. Metro TV/Misbahol Munir
Baca Juga:
Kemenhaj Siagakan Klinik Darurat saat Puncak Haji |
Berdasarkan data sementara hingga Sabtu, 23 Mei 2026 malam, jumlah jemaah yang akan dibadalhajikan sebanyak 78 orang. Selain jemaah yang wafat, Erti menambahkan badal haji juga dimungkinkan bagi jemaah sakit yang kondisinya tidak memungkinkan untuk mengikuti safari wukuf. Jumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit mencapai 135 orang.
"Kami sudah meminta Kasi Kesehatan PPIH Arab Saudi untuk mendata dan membuat mana yang prioritas dari nomor satu sampai 135 jamaah yang dalam perawatan itu," tutur Erti.
Mayoritas jemaah yang dirawat berada di Makkah. Sebagian kecil lainnya berada di Madinah.
"Kami minta Kasi Kesehatan buat estimasi dalam dua hari kedepan siapa saja dari 135 yang kemungkinkan harus dibadalhajikan," kata Erti.