Persija. Dok Antara.
Persija Tutup Musim dengan Mencukur Semen Padang 3-0
Arga Sumantri • 23 May 2026 21:54
Jakarta: Persija Jakarta menutup Super League musim 2025/2026 dengan menundukkan Semen Padang 3-0 dalam pertandingan terakhir di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026
Bermain di hadapan publik tuan rumah, Persija langsung mengambil alih permainan dengan mendominasi penguasaan bola serta membangun serangan sejak awal babak pertama. Semen Padang memberikan perlawanan lewat serangan balik.
Seperti dilansir Antara, setelah pertandingan berjalan 30 menit, Persija memecahkan kebuntuan melalui Gol Gustavo Almeida yang diawali tendangan bebas.
Macan Kemayoran tak mengurangi gempuran. Muhammad Rayhan Hannan hampir menggandakan keunggulan enam menit kemudian melalui aksi individualnya.
Persija terus menekan dan sesekali dibalas dengan serangan balik Semen Padang, namun agresi kedua tim tidak berbuat gol hingga babak pertama berkahir.
Saat laga kembali berjalan satu menit babak kedua, Hannan mengejutkan pertahanan Semen Padang dengan tembakan keras, namun bola membentur tiang gawang.
Persija menggandakan keunggulan saat Gustavo mencetak gol keduanya dari titik putih pada menit ke-57.

Persija. Dok Instagram @persija
Setelah tertinggal 0-2, Semen Padang memberikan perlawanan dengan lebih ketat. Anak-anak asuhan pelatih Imran Nahumarury membalas setiap serangan dengan serangan balik.
Namun, dominasi Persija semakin tak terbendung saat Maxwell Souza mencatatkan namanya di papan skor pada menit-67 untuk membawa Persija unggul 3-0.
Pertandingan pamungkas kedua tim sempat dihentikan sementara pada menit ke-70 akibat suporter menyalahkan flare dan kembang api sehingga stadion dipenuhi asap.
Setelah kondisi kembali kondusif wasit melanjutkan pertandingan. Kedua tim kembali bertukar serangan. Namun, tidak membuahkan gol hingga laga berakhir dengan kemenangan Persija 3-0.
Dengan hasil itu, tim asuhan pelatih Mauricio Souza mengakhiri perjalanan pada musim ini di peringkat ketiga klasemen Super League dengan 71 poin.
Sedangkan, Semen Padang terdegradasi karena hanya mengumpulkan 20 poin.