PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel Senilai Rp1,02 Triliun

Ilustrasi infrastruktur jembatan laut. Foto: dok Wijaya Karya.

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel Senilai Rp1,02 Triliun

Husen Miftahudin • 10 April 2026 13:11

Jakarta: PT PP (Persero) Tbk atau PTPP berhasil meraih proyek infrastruktur strategis berupa Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Proyek ini dilaksanakan melalui skema Joint Operation (JO), dengan PTPP sebagai lead contractor dengan porsi 50 persen, sebagai bagian dari program pembangunan multiyears 2026-2028 yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalsel.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan perolehan proyek JO ini menjadi momentum penting bagi perseroan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

"Perolehan proyek ini menjadi bukti kepercayaan yang terus diberikan kepada PTPP dalam mengerjakan proyek infrastruktur strategis, khususnya sebagai lead contractor," ucap Joko seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 10 April 2026.

Adapun, proyek ini menggunakan skema tahun jamak dengan masa pelaksanaan konstruksi selama 1.005 hari kalender serta masa pemeliharaan selama 730 hari kalender. Perolehan proyek ini semakin memperkuat portofolio PTPP di sektor infrastruktur, khususnya pembangunan konektivitas wilayah, sekaligus menegaskan kapabilitas perseroan sebagai lead contractor pada proyek berskala besar.
 
Baca juga: PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun per Februari 2026


(Penandatanganan kontrak proyek pembangunan jembatan pulau laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Foto: dok PTPP)

 

Tingkatkan aksesibilitas antarpulau


Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Pulau Laut merupakan proyek strategis dengan dukungan pembiayaan dari berbagai pihak. Pembangunan jembatan yang berlokasi di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas antara Pulau Kalimantan dan Pulau Laut.

Kehadiran infrastruktur ini akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

"Kami berkomitmen untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target, baik dari sisi mutu, waktu, maupun aspek keselamatan kerja, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tegas Joko.

Lebih lanjut, PTPP menegaskan kontribusi dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya pada upaya pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Hal ini menunjukkan bagaimana keterlibatan PTPP dalam proyek infrastruktur turut mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ucap Joko.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)