Menteri Luar Negeri Sugiono berbicara dengan Wakil Tetap Palestina Riyad Mansour di New York, Amerika Serikat, Senin, 16 Februari 2026. (Kemenlu RI)
Bertemu Wakil Tetap Palestina, Menlu RI Suarakan Komitmen Solusi Dua Negara
Willy Haryono • 17 February 2026 15:31
New York: Menteri Luar Negeri Sugiono bertemu Wakil Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina di New York, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari, dalam membahas perkembangan situasi di Palestina dan prospek perdamaian.
Pertemuan tersebut berlangsung menjelang partisipasi Indonesia dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang akan membahas situasi di Timur Tengah, termasuk isu Palestina.
Dalam pertemuan itu, Menlu Sugiono menegaskan dukungan Indonesia bagi Palestina serta komitmen mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui Solusi Dua Negara (Two-State Solution).
"Kami siap berkontribusi lebih jauh, termasuk mempersiapkan kemungkinan pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, yang dapat diawali dengan bantuan kesehatan dan rekonstruksi,” ujarnya, dalam keterangan di situs Kemenlu RI, Selasa, 17 Februari 2026.
Mansour menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Menlu RI di New York dan menilai langkah tersebut memperkuat solidaritas kedua negara. Ia juga menegaskan Indonesia memiliki tempat istimewa bagi rakyat Palestina, dengan hubungan historis yang erat sejak Konferensi Asia-Afrika 1955.
Kedua pihak turut membahas implementasi Resolusi DK PBB 2803 (2025), termasuk pembentukan Board of Peace dan rencana pengerahan International Stabilization Force di Gaza. Mansour menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat memainkan peran konstruktif dalam mendukung perdamaian dan solusi dua negara.
Sugiono juga menyampaikan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza di Washington DC pekan ini bersama sejumlah pemimpin dunia.
“Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral yang ada, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” pungkas Menlu Sugiono.


Baca juga: Menlu Sugiono Hadiri Sidang Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Palestina