Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Metrotvnews.com/P Aditya)
Dedi Mulyadi Sebut Sopir Angkot Bakal Diliburkan Agar Mudik Lebaran Lancar
P Aditya Prakasa • 18 February 2026 14:27
Bandung: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera memetakan titik rawan kemacetan menjelang mudik Lebaran 2026. Selain itu, Polda Jawa Barat memberikan masukan agar pengemudi angkot, ojek, becak, dan sejenisnya diliburkan selama arus mudik berlangsung.
"Saya ngingetin ke Kepala Dishub Jabar. Kita sebentar lagi mudik, walaupun belum puasa. Muhammadiyah sudah selamat berpuasa. Daerah titik-titik yang menjadi titik rawan kemacetan, tukang ojek, tukang becak, andong, dan sejenisnya segera diidentifikasi," ujar Dedi di Mapolda Jawa Barat, Rabu, 18 Februari 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Metrotvnews.com/P Aditya)
Dedi mengungkap bahwa tahun lalu kemacetan parah terjadi di sejumlah daerah di Jabar, antara lain Kabupaten Garut, Subang, Indramayu, Cirebon, Lembang di Bandung Barat, dan Puncak, Kabupaten Bogor. Untuk mengantisipasi hal serupa, para pengemudi angkutan umum akan diliburkan agar arus mudik lebih lancar.
"Tadi Pak Kapolda memberikan masukan, beberapa titik untuk diakomodir agar sopir angkot, tukang becak, tukang ojek tidak beroperasi seminggu menjelang hari raya dan kemudian seminggu setelah hari raya," jelas Dedi.
Dengan kebijakan ini, total pengemudi dapat beristirahat dua minggu di rumah bersama keluarga masing-masing. Namun, Dedi belum mengungkap nilai kompensasi yang akan diberikan untuk sopir-sopir angkot, becak, andong, dan sejenisnya selama diliburkan.
"Tapi mereka tetap di imahna nyangu (di rumahnya memasak nasi) dan mereka tenang. Jadi, cutilah mereka 14 hari dan sehingga nanti kita bisa membuat orang bahagia," ujar Dedi.
"Itu menggembirakan menurut kami untuk bisa memitigasi tukang-tukang andong, tukang-tukang becak seperti tahun-tahun sebelumnya bisa diakomodir oleh pemerintah supaya bisa liburan dan tidak beroperasi. Karena kecepatan yang tadi kami sampaikan itu, mengganggu terhadap pengguna jalan yang lain yang pengin cepat kembali ke tempat tujuan," ujar Raydian.
Dengan langkah koordinasi ini, Pemprov Jabar dan Polda berharap mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.