Hindari Gempa, Ini Doa Agar Terhindar dari Bencana Susulan

Bangunan runtuh usai gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Dokumentasi/ BNPB.

Hindari Gempa, Ini Doa Agar Terhindar dari Bencana Susulan

Riza Aslam Khaeron • 15 August 2026 20:41

Jakarta: Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sebelum akhirnya dicabut, meskipun gelombang tsunami tetap terpantau di beberapa titik pesisir, dengan ketinggian tertinggi tercatat di Maurole, Ende, mencapai 0,94 meter.

Data sementara BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa ini mencapai 47 orang.

Di tengah duka dan kekhawatiran gempa susulan, Islam mengajarkan sejumlah zikir dan doa yang dapat dipanjatkan agar diri dan daerah sekitar dijauhkan dari bencana lanjutan.
 

Anjuran Azan untuk Menjauhkan Bencana

Islam menuntun umat untuk senantiasa berzikir menyebut nama Allah, mengumandangkan azan, berdoa, dan mendekatkan diri kepada-Nya untuk menjauhkan dari bencana.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah saw. bersabda:

Artinya: "Diriwayatkan dari Anas, ia berkata, Rasulullah bersabda, 'Ketika seseorang azan di dalam satu kampung, maka Allah memberikan keamanan pada desa itu dari azab-Nya (terjadinya bencana) pada hari itu.'" (HR. Thabrani)

Maksudnya, azan yang dikumandangkan di suatu kampung atau desa dapat menjauhkan masyarakat dari kedatangan bencana yang lebih parah atau azab Allah. Hadis ini juga dapat ditemukan dalam kitab At-Targhib wa At-Tarhib karangan Imam Al-Mundziri.
 

Doa Agar Terhindar dari Bencana Susulan

Selain mengumandangkan azan, umat Islam juga dianjurkan untuk bersabar, bermuhasabah, memperbanyak istigfar, bersedekah, serta menolong sesama yang tertimpa musibah. Di samping itu, mengutip NU Online, dianjurkan pula membaca doa berikut agar terhindar dari bencana susulan:



Allahumma inni a'udzu bika min jahdil bala-i, wa darakis syaqa-i, wa su-il qadha-i, wa syamatatil a'da-i.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari musibah yang menyusahkan, dari tertimpa kesengsaraan yang beruntun, dari buruknya qadha, dan dari senangnya musuh atas musibah yang menimpa." (Adab al-Mufrad)

Doa ini sebenarnya tidak asing karena biasa dibaca setelah khutbah Jumat. Alangkah baiknya jika doa ini juga rutin dibaca setiap selesai salat maktubah (salat wajib lima waktu) dengan penuh harap kepada Allah agar daerah tempat tinggal senantiasa aman dan terhindar dari segala marabahaya.
 
Di tengah duka mendalam akibat gempa Flores yang telah merenggut puluhan nyawa, doa dan zikir ini dapat menjadi salah satu ikhtiar spiritual yang berjalan berdampingan dengan langkah mitigasi fisik, seperti mengikuti arahan BMKG dan otoritas setempat.

Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kesabaran, serta wilayah-wilayah di sekitarnya senantiasa dijauhkan dari bencana susulan yang lebih besar.

(Riza Aslam Khaeron)