Update Korban Gempa NTT, 68 Meninggal 213 Luka

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton SP Pandjaitan

Update Korban Gempa NTT, 68 Meninggal 213 Luka

Whisnu Mardiansyah • 17 August 2026 16:55

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin, 17 Agustus 2026, sebanyak 68 jiwa dilaporkan meninggal dunia dan 213 orang lainnya menderita luka-luka.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton SP Pandjaitan menyampaikan data tersebut merupakan hasil pembaruan informasi hingga Senin, 17 Agustus 2026.

"Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa yang meninggal," kata Berton dalam pembaruan penanganan bencana gempa bumi NTT, Senin, 17 Agustus 2026.
 


Manggarai Catat Korban Tewas Tertinggi

Berdasarkan data BNPB, Kabupaten Manggarai menjadi daerah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 26 orang. Berikut rincian korban meninggal berdasarkan wilayah:

  • Kabupaten Manggarai: 26 jiwa

  • Kabupaten Manggarai Timur: 24 jiwa

  • Kabupaten Nagekeo: 8 jiwa

  • Kabupaten Sikka: 4 jiwa

  • Kabupaten Ende: 2 jiwa

  • Kabupaten Manggarai Barat: 2 jiwa

  • Kabupaten Ngada: 2 jiwa


Dengan demikian, Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur mencatat jumlah korban meninggal paling tinggi dibandingkan wilayah terdampak lainnya.

Berton mengungkapkan, BNPB terus memantau perkembangan jumlah korban di wilayah terdampak. Data akan diperbarui apabila tim di lapangan menemukan tambahan korban.

"Kami tetap memantau perkembangan jumlah korban ini dan terus kami akan melaporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," ujarnya.


Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere. ANTARA/HO-Sar Maumere


BNPB juga menyampaikan harapan agar tidak ada lagi penambahan korban jiwa maupun korban luka dalam proses pencarian dan penanganan bencana.

"Kita selalu berharap dan berdoa agar tidak ada lagi penambahan korban jiwa yang meninggal maupun yang luka-luka," kata Berton.

Selain 68 korban meninggal, BNPB mencatat 213 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi tersebut. Proses pemutakhiran data korban masih terus dilakukan seiring dengan upaya pencarian, evakuasi, pendataan, dan verifikasi di sejumlah wilayah terdampak.

(Whisnu M)