Ilustrasi Artificial Intelligence. Foto: dok Metrotvnews.com
Indonesia Bawa Pulang Investasi USD1 Juta untuk Infrastruktur AI dari WAIC Shanghai
Husen Miftahudin • 13 August 2026 14:33
Shanghai: Indonesia mengamankan komitmen investasi tahap awal senilai USD1 juta atau sekitar Rp16 miliar untuk pembangunan AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub di Indonesia.
Komitmen tersebut diperoleh Chairman AMAN Corpora Group James Karnadi melalui serangkaian pertemuan bisnis dengan mitra teknologi dan investor global di sela-sela World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai.
Proyek AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub akan berfokus pada pengembangan infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (AI), laboratorium keamanan siber, lingkungan pengujian model AI, serta pelatihan talenta teknologi Indonesia.
"Indonesia jangan hanya menjadi pengguna aplikasi AI. Kita harus mulai membangun hulunya: kapasitas komputasi, keamanan siber, pengelolaan data, dan talenta yang menopang seluruh ekosistem," ujar James seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 13 Agustus 2026.
Investasi tahap awal senilai USD1 juta akan digunakan untuk pengadaan infrastruktur komputasi berperforma tinggi, pembangunan lingkungan pengembangan AI yang aman, serta pembentukan program kolaborasi dengan institusi pendidikan dan perusahaan teknologi nasional.
Pada tahap awal, AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub akan menyediakan fasilitas bagi pengembang, perusahaan rintisan, mahasiswa, dan pelaku industri. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk menguji model AI, mengembangkan solusi digital, serta memperkuat sistem keamanan siber.
James menilai pembangunan fasilitas tersebut menjadi langkah awal untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap infrastruktur dan keahlian teknologi dari luar negeri. "Tidak ada kedaulatan AI tanpa infrastruktur. Jika seluruh komputasi, data, keamanan, dan keahlian masih bergantung pada pihak luar, Indonesia hanya akan menjadi pasar," tegas dia.
Baca Juga :
Komdigi Kembangkan AI Factory di Indonesia

(Chairman AMAN Corpora Group James Karnadi. Foto: dok AMAN Corpora)
Dorong investasi dari forum global
James memanfaatkan kehadirannya di WAIC 2026 untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan teknologi Indonesia dengan jaringan modal dan industri global. Menurut dia, keterlibatan Indonesia dalam forum internasional perlu menghasilkan kerja sama yang dapat direalisasikan dan diukur dampaknya bagi perekonomian nasional.
"Ukuran keberhasilan bukan berapa banyak pertemuan yang kita hadiri, tetapi berapa banyak peluang yang benar-benar dapat kita bawa pulang dan bangun di Indonesia," kata James.
Melalui AMAN Corpora Group, James menawarkan Indonesia sebagai basis pengembangan teknologi untuk pasar Asia Tenggara. Besarnya pasar digital, pertumbuhan kebutuhan komputasi, serta ketersediaan talenta muda menjadi faktor yang ditawarkan untuk menarik investasi lanjutan.
AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub dirancang sebagai fondasi awal pengembangan ekosistem hulu AI yang menghubungkan infrastruktur komputasi, keamanan digital, riset terapan, dan pembangunan sumber daya manusia. Proyek tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang komputasi awan, model bahasa, keamanan data, desain semikonduktor, serta penerapan AI untuk industri strategis.
James menegaskan investasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan teknologi dari luar negeri, tetapi juga membangun kemampuan yang dapat dikuasai dan dikembangkan oleh tenaga ahli Indonesia.
"Kami ingin modal, teknologi, dan pengetahuan bertemu di Indonesia. Target akhirnya bukan hanya mengadopsi AI, tetapi membuat Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan dan mengamankan teknologinya sendiri," jelas dia.
Investasi USD1 juta tersebut menjadi fase pertama dari rencana AMAN Group membangun jaringan infrastruktur dan pengembangan talenta AI di Indonesia. "AI akan menjadi infrastruktur dasar bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Indonesia harus mulai memiliki fondasinya sekarang, bukan hanya membeli hasil akhirnya nanti," tutup James.