Konferensi pers operasi pencarian kru kapal jurnalis hilang di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dokumentasi/ Metro TV)
Kapolda Banten Minta Nelayan Bantu Pencarian Kru Kapal Jurnalis Hilang
Silvana Febiari • 23 September 2026 14:26
Serang: Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meminta nelayan dan pengguna transportasi laut untuk membantu pencarian kru kapal yang membawa rombongan jurnalis yang hingga kini masih belum ditemukan. Imbauan tersebut disampaikan setelah salah satu kru kapal, Surahman, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu.
"Kita harap bantuan dari nelayan, pengguna transportasi laut, termasuk dari Merak menuju Bakauheni. Kapal-kapal kalau melihat jenazah terapung di laut untuk dibantu diamankan, dihubungi pihak kepolisian untuk kita lakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan hari ini," kata Hengki di Serang, Rabu, 23 September 2026.
Ia berharap informasi dari masyarakat dan pengguna transportasi laut dapat membantu mempercepat proses pencarian. Tim terpadu juga tetap melakukan upaya pencarian terhadap kru kapal lainnya yang hingga kini belum ditemukan.
Pihaknya telah menghubungi keluarga Surahman dan melakukan persiapan untuk proses pemulangan jenazah. Jenazah rencananya diberangkatkan dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum dibawa ke Banten.
"Kita sudah hubungi keluarganya. Pak Kapolres sudah menghadirkan dari tadi malam dan untuk persiapan besok. Kita menunggu jenazah akan diberangkatkan dari Bengkulu menuju Soekarno-Hatta dan besok siang mungkin akan dimakamkan di Carita, Pagedongan, Kademangan," ujar Hengki.

Konferensi pers operasi pencarian kru kapal jurnalis hilang di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dokumentasi/ Polda Banten)
Di sisi lain, proses pencarian terhadap kru kapal lainnya yang belum ditemukan masih terus dilakukan. Tim terpadu akan terus bekerja dan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat.
"Kita berdoa yang lain-lain belum ketemu tentu kita berharap mereka tetap selamat. Dan apa pun yang terburuknya, semua tim terpadu selalu siap untuk bekerja dengan keras menindaklanjuti setiap apa pun temuan masyarakat," ungkapnya.