Ilustrasi, ikan hasil tangkapan nelayan. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Kopdes Merah Putih Serap Hasil Tangkapan Nelayan KNMP untuk Dipasarkan
Husen Miftahudin • 26 September 2026 11:41
Jakarta: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menyerap hasil tangkapan nelayan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk dipasarkan melalui jaringan koperasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan skema tersebut menjadi bagian dari sinergi KDKMP dan KNMP untuk memperkuat ekosistem usaha nelayan sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.
"Hasil tangkapan para nelayan di sini akan kita perbaiki, akan kita tingkatkan kualitasnya, bahkan kemudian bisa kita kembangkan permodalan yang dibutuhkan oleh nelayan," kata Ferry dalam penandatanganan MoU Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dikutip dari Antara, Sabtu, 26 September 2026.
Ferry mengatakan hasil tangkapan nelayan yang diserap KDKMP selanjutnya dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi. Hasil tangkapan juga dapat diolah menjadi produk turunan untuk meningkatkan nilai tambah.
Penguatan ekosistem bisnis tersebut akan didukung kemudahan akses pembiayaan dan modal kerja bagi nelayan yang tergabung dalam koperasi. Ferry juga mendorong nelayan di KNMP Tongke-Tongke untuk menjadi anggota atau pengurus Koperasi Merah Putih.

(Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menghadiri peresmian operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Foto: ANTARA/HO-Kemenkop)
Integrasi fasilitas KNMP dengan KDKMP
Ferry mengatakan keberadaan KDKMP di kawasan KNMP Tongke-Tongke perlu diintegrasikan untuk menghindari duplikasi pembangunan fasilitas.
"Infrastruktur yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan koperasi dengan tambahan fasilitas pendukung yang diperlukan," kata Ferry.
Integrasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia sekaligus mendukung aktivitas koperasi dan usaha nelayan di kawasan tersebut.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KNMP Tongke-Tongke akan menjadi salah satu unit usaha yang dikelola Koperasi Merah Putih. Menurut dia, pengelolaan secara profesional diharapkan dapat membantu mengatasi sejumlah kendala yang dihadapi nelayan.
"Kami datang ke sini untuk mengetahui apa kendalanya, ternyata salah satunya adalah (ketersediaan) bahan bakar yang masih kurang. Maka ini akan menjadi perhatian dari kita semua untuk bisa segera diatasi secara jangka panjang," papar dia.