OKU Tingkatkan Status Siaga Cuaca Ekstrem

Tim Satgas Bansor meninjau banjir di Kota Baturaja, Kabupaten OKU pada Rabu, 15 April 2026. ANTARA/Edo Purmana

OKU Tingkatkan Status Siaga Cuaca Ekstrem

Silvana Febiari • 30 April 2026 20:49

OKU: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan meningkatkan status siaga cuaca ekstrem. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak bencana banjir dan tanah longsor.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi mengatakan peningkatan status tersebut menindaklanjuti peringatan dini dari BMKG terkait hujan lebat, angin kencang, dan petir yang diprediksi terjadi pada periode 29-30 April hingga awal Mei 2026.

"Seperti bencana banjir yang merendam ribuan rumah penduduk di 15 desa di Kabupaten OKU pada Rabu (15 April) harus dijadikan pelajaran agar bencana alam dapat diwaspadai guna mengantisipasi korban jiwa," tegasnya, dilansir dari Antara, Kamis, 30 April 2026.
 

Berdasarkan hasil analisa cuaca BMKG, di wilayah Kabupaten OKU curah hujan masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan. Cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan puting beliung terutama di daerah rawan bencana.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi tipe basah supaya tidak menimbulkan korban jiwa. BPBD OKU sendiri mengaktifkan kembali posko di setiap kecamatan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.


Permukiman penduduk di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Sumsel terendam banjir, Rabu. ANTARA/Edo Purmana


Pihaknya juga meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana alam di setiap kecamatan. Tujuannya untuk menghadapi potensi banjir susulan agar dapat ditanggulangi sedini mungkin.

"Petugas BPBD di setiap kecamatan mengintensifkan pemantauan debit Sungai Ogan melalui alat Automatic Water Level Recorder (AWLR) agar jika terjadi peningkatan segera diteruskan kepada masyarakat untuk diwaspadai bersama," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)