Optimalkan Peran TPAKD, Legislator NasDem Dorong Solusi Permodalan UMKM di Bengkulu

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Fauzi Amro. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah.

Optimalkan Peran TPAKD, Legislator NasDem Dorong Solusi Permodalan UMKM di Bengkulu

Whisnu Mardiansyah • 31 January 2026 15:30

Bengkulu: Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang solid dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 4,5-5%, yang sebagian besar ditopang sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H Fauzi Amro, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Provinsi Bengkulu, Jumat, 30 Januari 2026.

Kunspek bertajuk "Optimalisasi POJK 19/2025 dan Peran TPAKD dalam Mempercepat Akses Pembiayaan UMKM" itu dipusatkan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Bengkulu.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, UMKM nonpertanian di Bengkulu mencapai sekitar 99,06% dari total unit usaha nonpertanian dan mampu menyerap lebih dari 463 ribu tenaga kerja. Namun, keterbatasan akses permodal masih menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM untuk naik kelas,” urai Fauzi dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Fauzi menyampaikan kehadiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM merupakan solusi strategis. Regulasi ini mengamanatkan penyediaan produk perbankan, termasuk layanan perbankan digital, guna mengurangi hambatan administratif dalam akses pembiayaan formal.
 


Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisi XI DPR memfokuskan perhatian pada tiga hal utama. Pertama, evaluasi implementasi POJK Nomor 19/2025 agar tersosialisasi dan dijalankan optimal oleh lembaga jasa keuangan di daerah.

Kedua, optimalisasi peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas pembiayaan dan mendorong digitalisasi pasar. Ketiga, identifikasi hambatan strategis yang masih dihadapi lembaga jasa keuangan dan pelaku UMKM.

“Kami ingin menyerap aspirasi secara langsung, baik dari sisi penawaran maupun permintaan, terkait kendala administratif dan operasional yang masih dirasakan,” tegas Fauzi.

Legislator NasDem dari Dapil Sumatra Selatan I itu berharap dialog tersebut menghasilkan data komprehensif serta solusi konkret untuk memperkuat struktur ekonomi di Bengkulu.

“Seluruh hasil kunjungan ini akan kami bawa sebagai bahan rekomendasi strategis guna mendorong kebijakan yang lebih efektif dan berpihak pada penguatan UMKM,” ujarnya.

Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, OJK, Bank Indonesia, TPAKD, lembaga jasa keuangan, serta para pelaku UMKM atas kerja sama dan keterbukaan selama kunjungan kerja.

“Semoga ikhtiar bersama ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu secara nyata,” pungkasnya

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)