Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: 5 Wilayah Hujan Sangat Lebat

Hujan/Ilustrasi Istimewa

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: 5 Wilayah Hujan Sangat Lebat

Media Indonesia • 7 May 2026 06:04

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis, 7 Mei 2026. Pemicunya ada peningkatan status bibit siklon menjadi siklon tropis, serta kemunculan beberapa titik sirkulasi siklonik.

Berdasarkan analisis terbaru, Bibit Siklon 93W telah meningkat menjadi Siklon Tropis yang terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua Nugini. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot dengan tekanan udara minimum 1000 hPa dan bergerak ke arah barat. 

Fenomena ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sekitar pusat sistem tersebut.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang masuk dalam kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat berikut:

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Maluku.

Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar

Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di berbagai kota utama Indonesia untuk Kamis, 7 Mei 2026:

Wilayah Indonesia Bagian Barat

  • Hujan Petir: Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Pontianak, Banjarmasin, dan Tanjung Selor
  • Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangkaraya, dan Samarinda
  • Berawan hingga Berawan Tebal: Serang, Jakarta, dan Surabaya.
Baca Juga: 

Prakiraan BMKG Cuaca Jabodetabek 7 Mei: Berawan hingga Hujan Sedang


Ilustrasi hujan. Foto- Medcom.id

Wilayah Indonesia Bagian Timur

  • Hujan Sedang: Mamuju
  • Hujan Ringan: Mataram, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke
  • Berawan hingga Berawan Tebal: Denpasar, Kupang, Manado, Manokwari, dan Jayapura.

Analisis Dinamika Atmosfer

Selain siklon tropis di utara Papua Nugini, sirkulasi siklonik juga terpantau terbentuk di Laut Natuna dan Laut Filipina. Sistem ini memicu terbentuknya daerah konvergensi yang memanjang dari Kalimantan Barat hingga Laut Natuna.

Daerah konvergensi lainnya diprakirakan terbentuk memanjang dari Sumatera Selatan hingga perairan selatan Kepulauan Bangka Belitung, serta dari pesisir selatan Banten hingga Samudra Hindia barat Lampung. Kondisi serupa juga terpantau di pesisir selatan Kalimantan Tengah dan Selatan, Selat Makassar, hingga wilayah perairan di Laut Banda, Laut Maluku, dan Laut Arafuru. 

Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah pertemuan dan perlambatan angin tersebut.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir dan angin kencang. Selalu perbarui informasi cuaca melalui kanal resmi di website bmkg.go.id atau media sosial @infobmkg.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)