Thomas Frank. Foto: Instagram @spursofficial.
Totthenham Hotspur Pecat Thomas Frank
Khoerun Nadif Rahmat • 11 February 2026 18:19
Jakarta: Tottenham Hotspur resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Thomas Frank. Padahal, pelatih kebangsaan Denmark itu baru menjabat sebagai manajer tim selama delapan bulan.
Keputusan tersebut diambil manajemen menyusul kekalahan kandang 1-2 dari Newcastle United pada Rabu, 11 Februari 2026. Hasil tersebut membuat posisi klub kian terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Liga Primer Inggris.
Klub asal London Utara itu kini hanya terpaut lima poin dari zona degradasi setelah melewati delapan laga liga tanpa kemenangan. Catatan tersebut rekor terburuk tim berjuluk The Lilywhites tersebut sejak 2008.
Berdasarkan pernyataan resmi klub, manajemen Tottenham mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya telah bertekad untuk memberi Frank waktu dan dukungan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan bersama. Namun hasil buruk belakangan ini membuat perubahan harus dilakukan.
Pihak klub tetap menyampaikan apresiasi atas dedikasi pelatih asal Denmark tersebut. "Sepanjang waktunya di klub, Thomas telah menunjukkan komitmen yang teguh, memberikan segalanya dalam upaya memajukan klub," tulis pernyataan resmi Spurs dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 11 Februari 2026.
.jpg)
Liga Inggris. Foto: Istimewa.
Masa kepemimpinan Frank memang diwarnai gejolak, termasuk kritik keras dari kapten tim Cristian Romero yang menyebut kondisi skuad memalukan akibat krisis cedera pemain senior.
Frank juga harus menghadapi tekanan hebat dari suporter yang kerap menyanyikan slogan 'kamu akan dipecat besok pagi' dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kini, Spurs harus segera mencari pengganti sebelum melakoni laga krusial melawan Arsenal. Derbi bakal berlangsung pada 22 Februari 2026.
Permasalahan lain yang dihadapi yaitu di tengah badai cedera yang masih membekap pemain pilar. Seperti James Maddison dan Dejan Kulusevski.