Gempa Susulan di NTT Capai 13.863 Kali, BMKG Sebut Mulai Menurun

Tangkapan layar sejumlah titik gempa susulan yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/Khaerul Izan.

Gempa Susulan di NTT Capai 13.863 Kali, BMKG Sebut Mulai Menurun

Silvana Febiari • 9 September 2026 07:45

Flores: Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa susulan dari gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah terjadi sebanyak 13.863 kali hingga Rabu pagi, 9 September 2026. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2.

"Update gempa bumi susulan gempa Flores M7.7 hingga tanggal 9 September 2026, pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan 1.3863," demikian tulis BMKG pada laman resminya yang dikutip dari Antara


Dari jumlah gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar, yaitu 6.2 dan terkecil 0.9. Sementara itu, magnitudo di atas 5 mencapai 38 dan gempa susulan dirasakan hingga 183 kali.

"Dari grafik peluruhan, mulai tampak pola penurunan, sehingga gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu," tulis BMKG.


Kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Dokumentasi/ BNPB


Informasi yang sama mencatat dua gempa susulan yang terjadi pada Selasa malam dan Rabu pagi. Masing-masing gempa berkekuatan magnitudo 5 dan 4,8.

Berdasarkan informasi yang sama, kedua gempa tersebut masuk kategori III MMI. Getarannya dirasakan banyak orang di dalam rumah, serta terkadang membuat lantai dan kaca jendela bergetar.

(Silvana Febiari)