Kapan Paskah 2026? Ini Jadwal dan Maknanya bagi Umat Kristiani

Ilustrasi Paskah. Foto: MI

Kapan Paskah 2026? Ini Jadwal dan Maknanya bagi Umat Kristiani

Putri Purnama Sari • 4 April 2026 11:48

Jakarta: Setiap tahunnya, umat Kristen merayakan Hari Raya Paskah untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Banyak umat Kristen yang mulai mencari informasi tentang kapan Paskah 2026 dirayakan. Berikut informasinya.

Kapan Paskah 2026?

Pada tahun 2026, Hari Raya Paskah jatuh pada Minggu, 5 April 2026. Perayaan ini selalu berlangsung pada hari Minggu, namun tanggalnya berbeda setiap tahun karena mengikuti perhitungan kalender liturgi.

Penentuan tanggal Paskah tidak menggunakan kalender Masehi biasa, melainkan berdasarkan perhitungan khusus yang dikenal sebagai computus.

Secara umum, Paskah dirayakan pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang terjadi setelah titik balik musim semi (vernal equinox). Karena itulah, tanggal Paskah bisa berubah-ubah setiap tahunnya, biasanya antara akhir Maret hingga April.
 

Rangkaian Tri Hari Suci 2026

Sebelum Paskah, umat Kristen akan menjalani rangkaian Tri Hari Suci yang penuh makna, yaitu:
  • Kamis Putih (Maundy Thursday): 2 April 2026
    Memperingati Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid.
  • Jumat Agung (Good Friday): 3 April 2026
    Mengenang penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus.
  • Sabtu Suci/Sabtu Sunyi (Holy Saturday): 4 April 2026
    Waktu perenungan sebelum kebangkitan.
  • Hari Raya Paskah: 5 April 2026
    Merayakan kebangkitan Yesus Kristus.

Makna Hari Raya Paskah

Mengutip dari laman Gramedia, Paskah merupakan perayaan untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus, yang oleh umat Kristiani diyakini sebagai Sang Juru Selamat. Momen ini juga dimaknai sebagai kemenangan Yesus atas kematian.

Dalam ajaran Kristen, Yesus mengorbankan diri-Nya demi menebus dosa umat manusia. Kebangkitan-Nya menjadi simbol harapan baru bagi umat yang telah ditebus melalui pengorbanan-Nya.

Hari Paskah diperingati tiga hari setelah Yesus wafat di kayu salib. Kebangkitan tersebut melambangkan kehidupan kekal yang dijanjikan kepada umat manusia.
Perayaan Paskah umumnya jatuh pada bulan April, tepatnya pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama usai titik balik musim semi. Karena menggunakan perhitungan ini, tanggal Paskah dapat berbeda setiap tahunnya.

Pengorbanan Yesus dalam menebus dosa umat Kristiani diyakini tidak tergantikan. Besarnya kasih tersebut tercermin dari perjuangan-Nya yang rela menderita demi keselamatan manusia. Dari kebangkitan Yesus, umat Kristen memperoleh berbagai makna dan pengharapan, di antaranya:
  • Umat percaya menjadi bagian dari anak-anak Tuhan dan dipanggil untuk menyebarkan ajaran-Nya.
  • Iman kepada Yesus tidak sia-sia, melainkan menguatkan ketaatan dalam menjalankan ajaran-Nya.
  • Setiap orang yang mengikuti jalan Yesus diyakini memperoleh kehidupan kekal.
  • Ajaran dalam Injil dipercaya sebagai kebenaran yang dapat dipegang teguh.
  • Umat terbebas dari dosa dan hukuman maut karena telah ditebus oleh pengorbanan Yesus.
Lebih dari itu, kebangkitan Yesus juga membawa perubahan dalam kehidupan umat Kristiani. Transformasi tersebut terlihat dari sikap hidup, kemurnian hati, hingga kedekatan spiritual yang semakin bertumbuh ketika seseorang percaya kepada Yesus sebagai Juru Selamat. Salah satu wujudnya adalah dengan memperingati Hari Paskah sebagai simbol iman dan pengharapan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)