Pascainsiden, Kepala BGN Pastikan Pemulihan Siswa di SDN Kalibaru

Kepala BGN Dadan Hindayana. Metro TV/Cony

Pascainsiden, Kepala BGN Pastikan Pemulihan Siswa di SDN Kalibaru

Cony Brilliana • 8 January 2026 13:29

Jakarta: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengunjungi SDN 01 Kalibaru, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026, untuk memastikan pemulihan siswa dan kelanjutan Program Makan Bergizi pasca kejadian insiden pada Desember 2025. Kunjungan dilakukan bersamaan dengan dimulainya kembali makan bergizi gratis (MBG) di awal 2026.

Dadan mengatakan kehadirannya juga untuk melihat langsung kondisi siswa yang sempat menjadi korban, termasuk memastikan penanganan trauma berjalan dengan baik. Program Makan Bergizi, menurutnya, tetap berjalan dengan penguatan kualitas dan keamanan pangan.

“Alhamdulillah hari ini tanggal 8 Januari 2026 adalah hari pertama program Makan Bergizi untuk permulaan tahun 20. Program Makan Bergizi merupakan intervensi pemenuhan gizi dan merupakan fondasi yang cukup kuat untuk pembentukan SDM yang berkualitas di masa depan," ujar Kepala BGN Dadan Hindayana di lokasi.

Ia menyebut selama satu tahun pelaksanaan, program terus mengalami perbaikan meski masih ditemukan sejumlah kekurangan. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan dan keamanan pangan pada 2026. Program MBG saat ini juga berjalan dengan capaian lebih dari 19 ribu SPPG dan 55,1 juta penerima manfaat.
 


“Selama Desember 2025 kejadiannya menurun drastis ya, dan kami targetkan sesuai instruksi Pak Presiden untuk terus memperbaiki kualitas agar terjadi zero defect di tahun 2026.” Ungkapnya.

Dadan menjelaskan, kunjungannya ke SDN 01 Kalibaru juga bertujuan memantau langsung kondisi siswa pascainsiden. Dari total 22 korban, sebagian besar telah kembali bersekolah.

“Dari 22 korban, 20 sudah normal, sudah bersekolah, masih ada 2 orang yang masih harus rawat jalan dan hari ini tidak sekolah, dan kita berikan perhatian yang intensif kita pantau setiap hari perkembangannya,” lanjut Dadan.

Kepala BGN Dadan Hindayana. Metro TV/Cony

Ia menegaskan, pendampingan psikologis masih terus dilakukan bagi siswa yang mengalami trauma. Pihaknya juga memastikan koordinasi dengan kepolisian dan tenaga medis tetap berjalan.

Insiden Desember lalu menjadi evaluasi penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi. BGN menyatakan komitmennya untuk memperkuat standar keamanan, distribusi, dan pengawasan makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)