Yang Mulia Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Grand Invocation & Consecration Graha Palpung Padmasambhava

Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Taisitupa memimpin pemberkahan Graha Palpung Padmasambhava, Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)

Yang Mulia Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Grand Invocation & Consecration Graha Palpung Padmasambhava

Duta Erlangga • 8 January 2026 19:48

Magelang: Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Taisitupa memimpin pemberkahan Graha Palpung Padmasambhava, Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 8 Januari 2026. Pemberkahan dihadiri oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Palpung Indonesia, serta umat Buddha.

Pemberkahan diawali dengan Grand Invocation & Consecration Puja yang dipimpin langsung oleh Yang Mulia Chamgon Kenting Taisitupa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Consecration Ceremony, yakni melakukan Puja, diawali dengan doa tujuh cabang, persembahan mandala beserta representasi tubuh, ucapan, dan pikiran, sajian teh, dan nasi manis.


Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Taisitupa. (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)

Siti Hartati Murdaya selaku Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Taisitupa ke Indonesia. Ia menilai kehadiran tokoh spiritual dunia tersebut membawa energi positif, serta memberikan penguatan spiritual bagi umat Buddha.

"Iya, saya atas nama pribadi dan walubi lebih mensyukuri dengan atanya hari ini Taisitu Rinponche yang begitu luar biasa. Bisa kembali lagi untuk menginisiasi berbagai kegiatan Buddha Teaching," kata Hartati Murdaya, saat diwawancarai di Graha Palpung Padmasambhava Monastery, Magelang, Jawa Tengah.


Siti Hartati Murdaya selaku Ketua Umum WALUBI (Foto:Metrotvnews/Duta Erlangga)

 


Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya mengatakan Graha Palpung Padmasambhava lebih dari sekadar bangunan ibadah. Kuil ini diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan dan pengajaran Buddha Dharma. Prajna menekankan pentingnya pendidikan spiritual yang benar dan berkesinambungan.


(Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)

"Yang terpenting adalah pendidikan, agar bisa mengajarkan Buddha Dharma yang tepat," kata Prajna.

Ia juga mengungkapkan rencana untuk mendatangkan pengajar dari Biara Palpung di India guna memastikan ajaran Buddha Dharma yang disampaikan tetap murni dan sesuai dengan silsilah langsung dari Buddha.

"Kami akan melatih orang-orang dari Biara Palpung dari India untuk datang ke sini dan mengajarkan Buddha Dharma yang benar dan murni. Seperti yang dikatakan Lama Thay, yang penting adalah tidak terputusnya silsilah dari Buddha secara langsung, dan itu sangat dibutuhkan di wilayah ini," jelasnya.

Dengan semakin aktifnya kegiatan pendidikan dan pengajaran Dharma di graha tersebut, Prajna berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat luas bagi umat Buddha dan masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Patrick Pinaria)