Perhimpunan Pelajar Indonesia di Serbia (PPI Serbia) menyelenggarakan IndoFest 2026. Foto: Istimewa
Kenalkan Budaya Indonesia di Serbia, PPI Serbia Gelar IndoFest 2026
Muhamad Marup • 12 May 2026 23:37
Beogard: Perhimpunan Pelajar Indonesia di Serbia (PPI Serbia) menyelenggarakan IndoFest 2026. Kegiatan yang berlangsung di Dor?ol Platz, salah satu venue event paling populer di Beograd khususnya di kalangan anak muda Beograd berjalan sukses.
Ketua Pelaksana IndoFest 2026, Sinan Permana, mengatakan, acara tersebut engusung tema “Break the Boundaries, Bound the Spirits”. IndoFest tahun ini hadir sebagai perayaan budaya Indonesia yang mempererat hubungan antarbangsa melalui seni, kuliner, dan kebersamaan.
"IndoFest menjadi bukti konkret atas semangat dan keinginan PPI Serbia dalam memperkenalkan budaya Indonesia dan menghadirkan ajang pemersatu berbagai kalangan Masyarakat Indonesia di Serbia," ujar Sinan, dalam keterangan resminya, Selasa, 12 Mei 2026.
Acara ini menghadirkan berbagai pertunjukan budaya yang dibawakan oleh para pelajar Indonesia di Serbia, mulai dari tarian tradisional Nias, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, hingga tarian khas Sulawesi. Selain itu, penampilan budaya juga dibawakan oleh Bidadari Dance Group, kelompok tari yang beranggotakan warga negara Serbia yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Indonesia.
Rangkaian acara
Rangkaian pertunjukan di panggung IndoFest 2026 turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan interaktif dan edukatif seperti dramatisasi puisi, pertunjukan wayang, presentasi mengenai studi di Indonesia oleh para penerima beasiswa pemerintah Indonesia, hingga games tongue twister yang berhasil mengundang antusiasme dan gelak tawa para penonton.Acara kemudian ditutup dengan dance Gemufamire bersama seluruh pengunjung yang menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Kemagisan dalam acara juga dapat dirasakan melalui penampilan langsung gamelan yang dimainkan oleh Taman Merak Ensamble yang juga berisikan warga negara Serbia yang antusias memainkan dan menampilkan salah satu ikon music tradisional Indonesia.
Sementara itu, area bazar menjadi salah satu daya tarik utama dengan hadirnya beragam kuliner khas Indonesia seperti rendang, mie ayam, bakso, siomay, dadar gulung, bolen, tahu isi, dan berbagai makanan tradisional lainnya yang mendapat sambutan hangat dari pengunjung lokal maupun internasional.
Bazar juga menghadirkan produk-produk khas lainnya dari Indonesia seperti batik, tas, aksesoris, dan pernak-pernik lainnya.
Tahun ini, IndoFest juga menghadirkan pameran arsitektur bertajuk “Jakarta Project” yang dibuat oleh mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Beograd.
Selain itu, terdapat pula pameran budaya dan makanan negara-negara ASEAN yang diikuti oleh Embassy of Malaysia in Belgrade dan Embassy of Myanmar in Belgrade sebagai bentuk kolaborasi dan persahabatan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
"IndoFest tahun ini berhasil menghadirkan warna baru dengan sesuatu yang lebih segar dan beragam untuk menarik perhatian kaum muda di Serbia yang mayoritas belum familiar dengan budaya Indonesia," kata Ketua PPI Serbia 2025/2026, Rahmad Maulana.

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Serbia (PPI Serbia) menyelenggarakan IndoFest 2026. Foto: Istimewa
IndoFest 2026 berhasil menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya warga lokal Serbia, namun warga asing yang berada di Serbia, khususnya Beograd, juga turut memadati acara ini.
Diperkirakan lebih dari 700 pengunjung menghadiri IndoFest tahun ini, menjadikannya salah satu festival budaya Indonesia terbesar yang pernah diselenggarakan di Serbia.
Melalui IndoFest 2026, PPI Serbia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Serbia melalui diplomasi budaya yang inklusif dan kreatif.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Serbia, Y.M Andreano Erwin, mengatakan bahwa acara ini mengingatkan peran budaya sebagai cara paling baik untuk menyatukan masyarakat, menciptakan pertemanan, membuka pikiran, dan membuat kita merasa bahwa dunia lebih kecil dan hangat.