Gibran Undang Peserta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar dari SMAN 1 Pontianak ke Istana

siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha) usai bertemu Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto: Antara.

Gibran Undang Peserta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar dari SMAN 1 Pontianak ke Istana

Anggi Tondi Martaon • 13 May 2026 19:28

Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bertemu 10 siswa-siswi SMAN 1 Pontianak yang merupakan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Istana Wappres. Dalam kesempatan tersebut, RI 2 memberikan semangat kepada mereka.

Dalam pertemuan itu, siswa-siswi SMAN 1 Pontianak tersebut diundang langsung oleh Wapres ke Jakarta untuk berdialog terutama setelah adanya polemik babak final LCC Empat Pilar MPR RI terkait keputusan dewan juri terhadap jawaban peserta lomba cerdas cermat. Siswa-siswi tersebut didampingi oleh tiga guru dari SMAN 1 Pontianak.

"Di dalam tadi, kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar," kata siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha) dikutip dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.

Gibran, kata Ocha, juga memberi semangat kepada para siswa untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum (public speaking). Serta, meningkatkan kemampuan berdebat dan mempertahankan argumentasi.

"Kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," ungkap Ocha.

Dalam kesempatan itu, Oca mengaku senang diundang langsung untuk bertemu Wapres. Dia mengaku tidak pernah membayangkan akan bertemu tatap muka dengan Wapres di Istana Wapres.

"Kami dan tim sangat kaget karena informasinya tiba-tiba," ujar Ocha.

Selepas bertemu Wapres Gibran, dia pun menyatakan kasus yang terjadi saat babak final LCC Empat Pilar MPR RI itu akan menjadi pembelajaran bagi dirinya dan teman-temannya untuk berkembang. "Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," sebut Ocha.

Babak final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalbar. Foto: Youtube MPR.

Ocha merupakan siswi SMAN 1 Pontianak yang menerima poin minus 5 dari Dewan Juri babak final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalbar. Keputusan juri tersebut disorot karena jawaban Ocha benar.

Ocha pun dalam acara itu langsung melayangkan protes kepada dewan juri. Namun, protesnya tidak diterima dan dewan juri memilih memberikan poin kepada tim lain, yang akhirnya tim tersebut keluar sebagai pemenang.

Rekaman video yang menampilkan rangkaian peristiwa Josepha menjawab sampai akhirnya protesnya ditolak dewan juri itu kemudian viral di media sosial. Banyak dukungan diberikan kepada Ocha dari berbagai warganet hingga pimpinan MPR RI.

Bahkan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menggelar sesi jumpa pers tersendiri di Jakarta untuk merespons polemik babak final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalbar tersebut. Muzani mengumumkan babak final akan diulang.

Muzani menyampaikan acaranya akan diawasi langsung oleh pimpinan MPR dari awal sampai akhir. Tidak hanya itu, susunan dewan juri juga akan diganti seluruhnya, mengingat susunan dewan juri yang lama dinonaktifkan karena kekeliruan memberikan skor saat babak final.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)