Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu
Trump Labeli Partai Demokrat sebagai Ancaman Utama
Fajar Nugraha • 24 March 2026 10:00
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Partai Demokrat sebagai “musuh terbesar” bagi negaranya di tengah meningkatnya ketegangan politik domestik.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
“Sekarang dengan kematian Iran, musuh terbesar Amerika adalah Partai Demokrat yang radikal kiri dan sangat tidak kompeten,” tulis Trump, seperti dikutip dari AFP, Selasa 24 Maret 2026.
Dalam unggahan terpisah, Trump juga mengumumkan bahwa agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) akan dikerahkan ke bandara mulai Senin untuk membantu petugas Transportation Security Administration (TSA).
Ia memuji dedikasi petugas TSA yang tetap bekerja meski menghadapi tekanan akibat kebuntuan politik.
Pengumuman itu muncul sehari setelah Trump mengancam akan mengerahkan ICE ke bandara jika Partai Demokrat tidak menyetujui penghentian sebagian penutupan pemerintah (shutdown).
“Pada Senin, ICE akan datang ke bandara untuk membantu agen TSA kami yang luar biasa, yang tetap bekerja meskipun Demokrat radikal kiri menghambat pendanaan,” ujarnya.
Penutupan sebagian pemerintahan AS telah berlangsung sejak Februari, setelah Partai Republik dan Demokrat gagal mencapai kesepakatan anggaran.
Akibatnya, ribuan pegawai TSA tetap bekerja tanpa menerima gaji karena status pekerjaan mereka dikategorikan sebagai layanan esensial.
Di sisi lain, Partai Demokrat menolak memberikan tambahan anggaran untuk ICE, menyusul kebijakan penindakan imigrasi yang kontroversial dalam beberapa bulan terakhir dan menuai kritik publik.
Selama shutdown berlangsung, Partai Demokrat di Senat berupaya meloloskan sejumlah rancangan undang-undang terbatas untuk mendanai lembaga lain di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri, termasuk TSA dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA).
Namun, upaya tersebut ditolak oleh Partai Republik di Senat, sehingga kebuntuan anggaran masih terus berlanjut hingga waktu yang tidak dapat ditentukan