Petugas menyuntikan vaksin campak. Dok. Diskominfo Kota Padang
7 Warga Padang Positif Campak, Dinkes Imbau Segera Imunisasi Anak
Media Indonesia • 12 March 2026 18:15
Padang: Suspek campak terjadi di Kota Padang. Dinas Kesehatan Kota Padang melansir sebanyak tujuh orang warganya mengalami campak dan dinyatakan positif.
"Iya, ada tujuh warga yang positif campak," terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati dikutip Media Indonesia, Kamis, 12 Maret 2026.
Srikurnia mengatakan adanya kasus positif campak menunjukkan bahwa virus campak sedang aktif menyebar di tengah warga. Apabila warga tidak lekas bertindak, anak-anak akan berisiko tertular.
Campak merupakan penyakit mudah menular. Penyebaran penyakit itu ditandai dengan batuk, bersin, dan demam tinggi disertai bintik-bintik merah di sekujur tubuh. Apabila tidak ditangani dengan cepat, dapat berakibat fatal.
"Jika dibiarkan dapat berdampak ke paru-paru (sesak napas), diare hebat, bahkan bisa menyebabkan kebutaan atau radang otak. Kita tentu tidak ingin hal buruk terjadi pada anak kita," ungkap Srikurnia.
Untuk mencegah penyebaran campak, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang mengimbau warganya melakukan imunisasi. Imunisasi dilakukan untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit campak.
"Kami imbau kepada seluruh orangtua yang memiliki anak usia 9-59 bulan untuk segera membawa anaknya ke posyandu, puskesmas, dan rumah sakit," ajaknya.
.jpg)
Ilustrasi campak. Freepik
Di Indonesia, sebanyak 8.810 kasus terduga campak terjadi dalam rentang waktu Januari hingga Februari 2026. Campak tidak boleh dianggap sebagai penyakit ringan.
Penyakit ini sangat mudah menular karena virusnya dapat menyebar melalui udara atau droplet. Di kondisi tertentu, satu orang yang terinfeksi bahkan dapat menularkan penyakit kepada banyak orang di sekitarnya.