BPBD Kabupaten Bogor membersihkan material lumpur yang tertahan di rumah warga pasca-banjir di Kecamatan Sukaraja, Selasa, 10 Maret 2026. Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Bogor
Luapan Sungai Ciherang Picu Banjir di Kabupaten Bogor
Silvana Febiari • 12 March 2026 16:39
Bogor: Banjir terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Maret 2026. Banjir diakibatkan luapan debit air Sungai Ciherang, setelah tidak dapat menampung curah hujan yang tinggi.
"Sebanyak 15 unit rumah warga terdampak. Kejadian ini tidak berlangsung lama, karena air cepat surut kembali ke Kali Ciherang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Februari 2026.
Baca Juga :
Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Bogor pada keesokan harinya, tepatnya pukul 17.00 WIB, Rabu, 11 Maret 2026. Kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Cibinong, setelah hujan deras melanda dan meluapnya debit air Sungai Tamu dan Cijantung.
"Pada lokasi ini banjir cepat surut dikarenakan air kembali ke aliran sungai, seiring berhentinya hujan di lokasi tersebut," ujar Abdul.
BPBD Kota Bogor dan Kabupaten Bogor melakukan kaji cepat dan menerjunkan pompa-pompa air guna menyedot air yang menggenangi rumah warga. Selain itu BPBD bersama warga bahu-membahu membersihkan sisa material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir.

BPBD Kabupaten Bogor membersihkan material lumpur yang tertahan di rumah warga pasca-banjir di Kecamatan Sukaraja, Selasa, 10 Maret 2026. Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Bogor
Menyikapi masih sering terjadinya bencana hidrometeorologi basah, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.
Adapun upaya yang dapat dilakukan seperti melakukan pengerukan sedimentasi sungai agar dapat menampung debit air hujan, kemudian memperkuat tanggul-tanggul yang berpotensi terjadi jebol, dan rutin membersihkan sungai.
"Bagi masyarakat yang tinggal disekitar aliran sungai agar waspada ketika hujan deras terjadi dengan durasi cukup lama, segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman sambil mengikuti arahan dari petugas," ungkap Abdul.