Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya

Kabut asap di Jambi. (MI)

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya

Silvana Febiari • 30 September 2026 19:02

Kota Jambi: Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi menyebut kualitas udara berada dalam kategori berbahaya. Nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 303 pada pukul 16.00 WIB.

Kepala DLH Kota Jambi Mahruzar mengatakan pergerakan ISPU dalam 24 jam terakhir mengalami fluktuasi, tetapi grafik menunjukkan peningkatan sejak pagi.

"Kami pantau terus bahkan setiap jam kondisi ISPU," kata Mahrizar, dilansir dari Antara, Rabu, 30 September 2026. 


Pada pukul 12.00 WIB, ISPU tercatat 270 atau masuk kategori merah. Angkanya terus meningkat hingga 303 pada pukul 16.00 WIB, sehingga masuk kategori hitam.

Masyarakat dapat memantau perkembangan ISPU melalui Instagram DLH Kota Jambi atau aplikasi ISPU Net. Peningkatan ISPU dipengaruhi kabut asap dan debu, yang sebagian besar berasal dari kabupaten sekitar Kota Jambi.

Emisi lokal dari kendaraan bermotor dan pembakaran sampah turut mencemari udara. Namun, kontribusinya bukan faktor utama yang membuat ISPU mencapai kategori berbahaya.


Kepala DLH Kota Jambi Mahruzar saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait kondisi ISPU di Jambi, Rabu, 30 September 2026. ANTARA/Agus Suprayitno.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pendidikan Kota Jambi terkait dampak kualitas udara terhadap aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar.

Mahruzar mengatakan ISPU yang berada pada kategori merah dapat menjadi pertimbangan penerapan pembelajaran jarak jauh. 

"Pagi hari kualitas udara masih kategori kuning kemudian meningkat menjadi merah pada siang hari, sekolah dapat memulangkan siswa lebih cepat sesuai kebijakan Dinas Pendidikan," ungkapnya.

DLH Kota Jambi mengimbau kelompok rentan dan warga dengan penyakit bawaan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

(Silvana Febiari)