Banjir melanda Kota Subulussalam, Aceh. Foto: Dokumentasi BPBA
Sungai Lae Soraya Meluap, 312 Rumah Warga Subulussalam Terendam
Fajri Fatmawati • 28 September 2026 10:52
Subulussalam: Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Subulussalam, Aceh, memicu Sungai Lae Soraya meluap. Air sungai kemudian menggenangi permukiman warga di Kecamatan Sultan Daulat.
Sebanyak 312 unit rumah warga terdampak banjir yang terjadi di Desa Sigrun dan Desa Jabi-Jabi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Ramadhan, mengatakan air luapan Sungai Lae Soraya telah memasuki permukiman penduduk di dua desa tersebut.
“Banjir terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kota Subulussalam sehingga Sungai Lae Soraya meluap hingga ke permukiman penduduk,” kata Ramadhan, Senin, 28 September 2026.
Ramadhan menyebutkan, banjir berdampak terhadap 20 kepala keluarga (KK) di Desa Sigrun. Sementara itu, sebanyak 292 KK terdampak di Desa Jabi-Jabi.
"Sebanyak 312 unit rumah terendam. Untuk korban jiwa nihil dan pengungsi juga nihil. Saat ini kami masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi terdampak,” ujar Ramadhan.
BPBD Kota Subulussalam telah melakukan kajian cepat di wilayah terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga diterjunkan untuk mengevaluasi kondisi lapangan serta mendata warga dan dampak banjir.
Petugas turut mengerahkan satu unit perahu untuk menunjang proses evakuasi apabila diperlukan serta membantu distribusi logistik kepada warga terdampak.

Banjir melanda Kota Subulussalam, Aceh. Foto: Dokumentasi BPBA
"Kami masih terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai dan permukiman warga terdampak terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan," jelas Ramadhan.
Hingga saat ini, penanganan dan pendataan masih dilakukan BPBD Kota Subulussalam di sejumlah lokasi yang terdampak luapan Sungai Lae Soraya.