Badai Boelo Terjang Inggris, Dua Orang Tewas Tertimpa Pohon

Badai Boelo melanda Inggris pada Minggu, 25 Oktober 2026 dan memicu kerusakan. Foto: PA

Badai Boelo Terjang Inggris, Dua Orang Tewas Tertimpa Pohon

Muhammad Reyhansyah • 26 October 2026 17:52

London: Dua pria tewas akibat tertimpa pohon saat Badai Boelo melanda Inggris pada Minggu, 25 Oktober 2026. 

Cuaca ekstrem tersebut juga menyebabkan lebih dari 90.000 properti mengalami pemadaman listrik serta mengganggu perjalanan di berbagai wilayah negara itu.

Seorang pria berusia 20-an tahun dinyatakan meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya tertimpa pohon di London utara. Insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah seorang pria berusia 60 tahun tewas akibat tertimpa pohon di Dumfries and Galloway, Skotlandia.

Menurut Energy Networks Association (ENA), lebih dari 90.000 properti masih mengalami pemadaman listrik hingga pukul 19.00 GMT pada Minggu.

"Proses pemulihan pasokan listrik mengalami keterlambatan karena kondisi cuaca berbahaya membatasi kesempatan teknisi jaringan untuk bekerja dengan aman," kata ENA, dikutip dari BBC, Senin, 26 Oktober 2026.

Kepolisian Metropolitan London menerima laporan sekitar pukul 12.40 GMT mengenai pohon yang menimpa mobil yang sedang melaju di Dollis Road, Finchley. Pengemudi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala Inspektur Guy Ellwood dari Unit Komando London Barat Laut menyebut insiden tersebut sebagai tragedi mendalam dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Layanan Ambulans London mengerahkan petugas tanggap insiden, paramedis dari tim respons wilayah berbahaya, serta tim trauma dari layanan ambulans udara London ke lokasi kejadian.

Korban dan Pemadaman Listrik

Sebelumnya, Kepolisian Skotlandia melaporkan seorang pria meninggal dunia setelah tertimpa pohon di Mid Kelton, dekat Castle Douglas.

Di Aberfeldy, Perth and Kinross, dua perempuan juga dibawa ke rumah sakit setelah tertimpa pohon sekitar pukul 12.50 GMT pada Minggu.

Menurut ENA, Badai Boelo dan badai sebelumnya, Badai Austen, yang melanda Inggris pada Jumat, secara keseluruhan menyebabkan 838.700 properti mengalami pemadaman listrik.

Embusan angin terkuat pada Minggu pagi tercatat mencapai 85 mil per jam di Machrihanish, wilayah Argyll and Bute, Skotlandia. Kecepatan angin mencapai 84 mil per jam di Stornoway, Kepulauan Hebrides Luar, serta Capel Curig di Wales utara.

Badan meteorologi Inggris, Met Office, memberlakukan peringatan angin berstatus amber hingga pukul 21.00 GMT pada Minggu di Skotlandia dan sebagian wilayah Inggris utara.

Peringatan berstatus kuning juga berlaku di sejumlah wilayah lain, termasuk Liverpool, Manchester, Leeds, Sheffield, Newcastle-upon-Tyne, sebagian wilayah Midlands, serta Wales utara.

Met Office mengimbau masyarakat untuk sebisa mungkin tetap berada di dalam ruangan. Warga yang harus keluar rumah diminta menghindari berjalan atau berlindung di dekat bangunan dan pepohonan.

Banjir dan Gangguan Transportasi

Selain angin kencang, hujan lebat memicu peringatan banjir di sejumlah wilayah. Empat peringatan banjir diterbitkan untuk beberapa bagian Inggris dan Wales pada Minggu, sementara 17 peringatan berlaku di Skotlandia.

Curah hujan tinggi tercatat di Dataran Tinggi Skotlandia. Wilayah Cluanie Inn mencatat curah hujan mencapai 130 milimeter.

Para menteri dan pejabat pemerintah Skotlandia menggelar pertemuan pada Minggu sore untuk membahas dampak badai. Pemerintah menyatakan kondisi mungkin mereda pada Minggu malam, tetapi cuaca buruk berpotensi kembali terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Wilayah pesisir Clyde di Skotlandia menjadi salah satu daerah yang terdampak parah. Jalan utama yang menghubungkan Skelmorlie dan Largs mengalami kerusakan serius, sementara sejumlah tempat usaha di Largs terendam banjir sejak Sabtu malam.

Di Gourock, sebuah perahu dilaporkan terdampar di sisi jalan. Sementara itu, pemadaman listrik dilaporkan berlangsung sepanjang Minggu di Girvan.

Di Dumbarton, sebuah toko telepon seluler milik Muhammad Zubair Ashraf terendam banjir pada Sabtu malam. Ia memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai 5.000 hingga 10.000 pound sterling dan mengaku patah hati melihat besarnya kerusakan.

Badai juga mengganggu perjalanan di seluruh Inggris. Kepolisian Skotlandia mengimbau masyarakat menghindari perjalanan darat yang tidak diperlukan.

Layanan feri terdampak, sejumlah penerbangan dari dan menuju Belfast, Glasgow, Aberdeen, serta Dublin dibatalkan, sementara layanan kereta di berbagai wilayah Inggris mengalami gangguan.

(Fajar Nugraha)